Valverde Tekad Bawa Real Madrid Juara La Liga

Saat ini para pencinta sepak bola Spanyol sedang menanti kapan kompetisi tersebut kembali bergulir. Sejumlah spekulasi bergulir terkait kapan waktu yang tepat untuk menggulirkan kembali komeptisi tersebut.

Saat ini klub-klub peserta sudah mulai berlatih dalam kelompok. Meski begitu latihan yang digelar tetap memperhatikan protokol dan ketentuan yang berlaku.

Pemain Real Madrid, Federico Valverde begitu bersemangat untuk kembali berkompetisi. Pemain asal Spanyol itu tak sabar untuk kembali bertanding. Ia pun bertekad untuk mengantar timnya menjadi juara La Liga musim ini.

Velverde menegaskan untuk mewujudkan target tersebut ia dan timnya harus bekerja keras. Saat ini mereka tertinggal dua angka dari Barcelona di puncak klasemen. Barcelona sementara ini mengemas total 58 poin, sementara itu Madrid mengemas 56 angka.

“Kami harus berlatih keras untuk sisa musim ini dan semoga saja kami menjuarai liga,” beber Valverde.

Madrid tentu tidak ingin kalah bersaing dengan seteru abadinya itu. Valverde menegaskan para pemai Madrid sangat bersemangat untuk memulai kompetisi dan bersaing dengan para peserta menuju tangga juara.

“Saya tak sabar untuk segera bermain lagi dan menunjukkan kenapa kami ada di sini untuk berjuang jadi juara,” lanjutnya.

Untuk mendukung rencana tersebut, Valverde menegaskan pihaknya sangat bersikap profesional. Menjaga pola makan dan pola hidup adalah bagian penting dari persiapan mereka untuk mendapatkan kondisi yang fit dan ideal untuk mulai berkompetisi.

“Kami harus profesional, menjaga makan dan badan kami serta berlatih bareng. Kami harus saling mendukung ketika liga bergulir lagi,” pungkasnya.

Dengan sisa 11 pertandingan lagi persaingan di antara kedua tim dipastikan akan berlangsung ketat. Madrid sedikit bernapas lega lantaran mampu memetik hasil positif dalam dua duel El Clasico musim ini. Setelah bermain imbang tanpa gol di markas Barcelona di pertemuan pertama, Madrid mampu menggulung rival abadinya itu di laga kandang.

Menurut Vinicius timnya sebenarnya lebih baik dari Barcelona dalam banyak aspek. “Saya rasa kami lebih baik daripada mereka dalam banyak aspek,” beber Vinicius Junior.

Lebih lanjut rekan setim Valverde itu mengatakan mereka mampu melewati sejumlah pertandingan dengan baik. Saat ini mereka berjuan guntuk mengembalikan performa sehingga mampu meraih kemenangan demi kemenangan.

“Kami memiliki pertandingan yang sangat bagus sampai sekarang dan kami harus mengembalikan performa terbaik kami. Kami benar-benar lapar untuk kembali bermain dan meraih kemenangan.

Komentar Neville Terkait Bergulirnya Kompetisi di Tengah Wabah Corona

Saat ini sejumlah kompetisi sepak bola di Eropa sedang mempersiapkan untuk kembali menggulirkan pertandingan. Baru Bundesliga Jerman yang kembali berkompetisi. Sementara itu Serie A dan Liga Primer Inggris masih menanti jadwal terbaru.

Terkait hal ini mantan pemain Manchester United, Gary Neville angkat bicara. Ia mengomentari terkait berbagai hal yang mungkin dilarang selama pertandingan di tengah wabah Corona atau Covid-19. Beberapa di antaranya terkait minimalisir kontak antarpemain.

Menurutnya sangat sulit untuk melakukan hal tersebut di lapangan pertandingan. Baginya adalah hal yang sudah biasa untuk melakukan kontak fisik antarpemain sebagaimana pernah ia alami di lapangan hijau selama bertahun-tahun.

“Saat saya bermain, saya selalu tahu di mana posisi lawan dan terus menyentuhnya. Saya terus menempelnya sampai-sampai kalau perlu menyikutnya, itulah cara bermain,” beber Neville.

Ia juga mengomentari terkait kompetisi Bundesliga yang sudah bergulir. Menurutnya amat sulit untuk melarang para pemain untuk tidak melakukan kontak fisik. Ia melihat hal tersebut masih saja terjadi di sepak bola. Saat merayakan gol, sejumlah pemain terlihat berpelukan.

“Lihat saja Bundesliga yang sudah main lagi, ada saja pemain yang berpelukan saat selebrasi,” sambungnya.

Untuk itu Neville menyampaikan anjuran terkait rencana menggulirkan kembali Liga Primer Inggris. Pemain tersebut meminta agar kompetisi tersebut tidak buru-buru digulirkan kembali. Menurutnya saat ini situasi belum benar-benar kondusif.

“Jika sudah aman bermain sepakbola, maka itu artinya aman untuk banyak hal lainnya,” pungkas mantan pemain tim nasional Inggris.

Saat ini Liverpool berstatus pemuncak klasemen sementara. Bahkan The Reds sudah berada di ambang juara dengan hanya membutuhkan enam poin lagi.

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mengatakan situasi ini memang tak bisa dielak. Saat ini kondisi belum benar-benar normal. Wabah Corona atau Covid-19 masih menjadi momok.

Secara ekonomi, bermain dalam stadion kosong jelas merugikan. Tidak terkecuali Liverpool. Namun bagi Klopp ini merupakan pilihan terbaik yang bisa diambil, ketimbang kompetisi benar-benar dihentikan.

“Sayangnya kami harus melakukan itu (pertandingan tanpa penonton), tanpa pemantik semangat terbaik di dunia saat ini, penonton Anfield,” beber Klopp.

Lebih lanjut Klopp mengatakan situasi saat ini tidak bisa dipaksakan untuk menggelar pertandingan dengan penonton yang membanjiri stadion. Tidak ada sikap lain selain menerima. Mantan pelatih Borussia Dortmund itu meminta setiap pemain dan klub untuk memaksimalkan situasi tersebut.

Timo Werner Makin Dekat ke Liverpool

Saat ini nama Timo Werner terus dikaitkan dengan sejumlah klub, salah satunya adalah Liverpool. Bahkan nama klub yang disebutkan terakhir itu semakin kuat sebagai calon terdepan untuk mendapatkan tanda tangan pemain RB Leipzig itu.

Kabar ini semakin diperkuat oleh salah satu peristiwa yang baru saja terjadi. Pemain berusia 24 tahun itu dikabarkan baru saja melakukan pembicaraan dengan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. Pembicaraan itu dikabarkan terjadi secara virtual mengingat situasi saat ini belum memungkinkan untuk melakukan perjumpaan pribadi.

Rumor tersebut pertama kali dihembuskan oleh pakar sepakbola Jerman, Raphael Honigstein. Honigstein sangat yakin Timo akan berlabuh di Stadion Anfield. Ia memprediksi tidak butuh waktu lama bagi pemain tersebut untuk berseragam merah. Cepat atau lambatnya proses transfer, menurut Honigstein, dipengaruhi oleh Liverpool.

“Saya pikir itu tergantung dengan apa yang mau dilakukan Liverpool. Dia bisa dibeli karena klausul rilis, kira-kira akan menelan biaya 55 juta euro,” beber Honigstein.

Lebih lanjut Honigstein mengatakan proses perpindahan bisa sedikit terhambat karena situasi saat ini yang belum sepenuhnya pulih. Wabah Corona atau Covid-19 yang masih terjadi membuat proses transfer bisa menjadi sedikit lambat.

“Saya rasa sudah ada pertemuan virtual antara Juergen Klopp dan Werner dalam beberapa minggu terakhir. Ada sedikit keraguan untuk segera bertindak karena mereka belum tahu dampak dari kembalinya sepakbola,” sambungnya.

Honigstein memprediksi ada sejumlah opsi waktu yang mungkin untuk mendapatkan kejelasan soal transfer tersebut. Bila tidak diumumkan pada Mei, kemungkinan transfer akan diselesaikan pada September atau Oktober mendatang.

“Dia tengah menunggu agar segalanya menjadi jelas. Kesepakatan semacam ini, yang mana biasanya bisa dikonfirmasi pada April atau Mei, mungkin saja tak diumumkan sampai September atau Oktober,” tegasnya.

 

Laga Liga Bakal Bergulir 11 Juni, Ini Kemungkinan Laga Pembuka

Titik terang bergulirnya kembali La Liga Spanyol semakin terlihat jelas. Kompetisi tertinggi di sepak bola Spanyol itu bahkan diprediksi akan kembali bergulir pada pertengahan bulan Juni, tepatnya pada 11 Juni mendatang.

Tidak hanya itu, muncul pula perkiraan terkait laga pembuka usai kompetisi terhenti akibat wabah Corona atau Covid-19. Seperti disampaikan Presiden La Liga, Javier Tebas, pertandingan derbi antara Sevilla kontra Real Betis diprediksi jadi laga pertama.

Tebas mengatakan hal tersebut menyusul pemberitaan dari pemerintah Spanyol yang mulai mencabut status lock down sejak awal Juni nanti. Namun demikian Tebas belum bisa memastikan jadwal yang pasti terkait bergulirnya lagi kompetisi La Liga.

Tebas mengatakan dirinya masih harus berkomunikasi dengan sejumlah pihak untuk memastikan segala sesuatu sebelum mengambil keputusan resmi.

“Tentu saja pas akhir pekan pada 12 Juni, atau bahkan hari Kamis 11 Juni. Kami belum memutuskan itu karena harus mengadakan rapat dulu dengan federasi dan Komite Olahraga Nasional untuk membicarakan beberapa isu penting,” beber Tebas.

Lebih lanjut Tebas mengatakan kapan kompetisi dimulai ditentukan pula oleh situasi yang terjadi dalam beberapa hari ke depan. Saat ini klub-klub La Liga sudah diizinkan untuk melakukan latihan secara berkelompok.

Menurut Tebas bilsa selama menjalani latihan bersama itu tidak ada kendala maka besar kemungkinan kompetisi akan bergulir lagi. Namun demikian ia mengatakan pihaknya akan sangat berhati-hati untuk mengambil keputusan.

“Kita harus melihat apa yang akan terjadi saat fase latihan penuh dengan seluruh pemain terlibat dimulai dalam waktu dekat. Kami harus hati-hati. Kami akan melihat dulu, dan juga harus bicara dengan pemegang hak siar,” tegasnya.

Terkait laga pembuka, Tebas sendiri berharap laga pertama diwarnai dengan pertandingan sengit. Opsi menggelar laga derbi antara Sevilla kontra Real Betis adalah pilihan yang menarik.

Tebas mengatakan pihaknya akan memberikan pengumuman resmi pada pekan depan. Tidak hanya terkait kapan kompetisi mulai bergulir berikut laga pertama, tetapi juga pihaknya akan sekaligus mengumumkan jadwal pertandingan untuk empat pekan pertama.

“Kami bisa saja menghelat laga perdana pada Kamis 11 Juni di Sevilla. Kami inginnya dibuka Derby Sevilla. Jika tidak, maka bisa saja 12 atau 13 Juni. Tapi inginnya sih 11 Juni pada jam 10 malam. Saat kami mengumumkan secara resmi apa laga pertama, kami akan memberitahukan juga empat pekan awal. Tunggu awal Minggu depan,” pungkasnya.

Rivaldo: Haaland Bisa Lebih Baik dan Menjadi Penyerang Terbaik di Dunia

Saat ini nama Erling Haaland terus disebut-sebut. Pemain berusia 19 tahun itu tengah menjadi incaran sejumlah klub top Eropa. Performa ciamiknya bersama Borussia Dortmund belakangan ini menjadi salah satu pemicu.

Banyak spekulasi terkait masa depan pemain asal Norwegia itu pun bermunculan. Mantan pemain bintang tim nasional Brasil, Rivaldo pun tak ketinggalan. Rivaldo yang pernah bermain untuk Barcelona mengatakan, pemain berdarah Britania Raya itu memiliki potensi untuk menjadi pemain bintang di masa depan.

“Dia sudah menjadi seorang pemain yang hebat, tapi di usia 19 tahun dia bisa lebih baik lagi di masa depan dan menjadi salah satu penyerang terbaik di dunia,” beber Rivaldo.

Rivaldo mengatakan Haaland memiliki banyak faktor yang membuatnya bisa menjadi pemain top. Selain memiliki skill yang mumpuni, pemain itu juga memiliki kepribadian yang mendukung. Semangat dan mentalnya sudah mulai terlihat sebagai calon bintang.

“Dia punya kepribadian besar, bermain tanpa rasa takut dan terlihat sangat tenang di atas lapangan. Jadi dia adalah seorang pemain kelas dunia yang masih harus banyak belajar dan wajar sih kalau banyak klub mengejar dia.”

Rivaldo pun mengomentari terkait komentar yang membandingkan Haaland dengan mantan penyerang timnas Brasil, Luiz Nazario de Lima alias Ronaldo. Beberapa hal seperti kecepatan dan keberanian di lapangan sekilas mengingatkan Rivaldo pada mantan rekannya itu. Namun Rivaldo mengatakan terlalu dini untuk mengatakan Haaland sebagai penerus Ronaldo.

“Beberapa orang sudah membandingkan gaya Haaland dengan Ronaldo Nazario dan mungkin ada beberapa kemiripan karena Haaland itu cepat, tak kenal takut dan mencetak banyak sekali gol. Namun memang terlalu awal untuk memikirkan dia akan menjadi suksesor Ronaldo.”

Rivaldo mengatakan Ronaldo adalah salah satu mantan pemain tersukses dalam sejarah sepak bola dunia. Pemain itu mampu meraih dua gelar Piala Dunia dan ikut berkontribusi dengan banyak gol yang indah. Rivaldo mengatakan Haaland memiliki potensi untuk mengikuti jejak Ronaldo.

“Ronaldo telah memenangi dua Piala Dunia dan berpartisipasi dalam empat turnamen. Dia juga memukau dunia dengan aksinya dan gol-golnya jadi kita perlu waktu untuk melihat apakah Haaland bisa mencapai level Ronaldo. Namun, Haaland sepertinya memiliki kualitas untuk setidaknya mendekati rekan setim saya yang brilian itu,” beber Rivaldo.

Selain Liverpool, Real Madrid juga dikabarkan tertarik untuk mendapatkan tanda tangan Haaland. Menurut Rivaldo klub yang disebutkan terakhir itu lebih berpeluang menjadi destinasi bagi Haaland. Rivaldo yakin bersama Madrid, ia akan berkembang dan meraih kesuksesan.

Neuer Ingin Antar Muenchen ke Final Liga Champions

Kabar gembira bagi para penggemar Bayern Muenchen. Salah satu pemain penting di tim tersebut yakni Manuel Neuer baru saja memperbaharui kontraknya hingga 2023 nanti. Pemain yang berposisi sebagai penjaga gawang itu pun menaruh harapan tinggi pada tim tersebut.

Salah satu target yang ingin dicapai kiper tim nasional Jerman itu adalah mengantar Die Roten menuju partai final Liga Champions Eropa. Apalagi final even akbar antarklub di Eropa itu akan digelar di kandang sendiri pada 2022 nanti.

Sebagai kapten tim, Neuer sangat yakin dengan masa depan tim tersebut. Ia pun bersemangat untuk bekerja sama dengan rekan-rekannya untuk meraih prestasi demi prestasi.

“Sudah pasti, kami memiliki target untuk dicapai pada musim ini. Kami punya tim yang bagus untuk beberapa tahun ke depan dan sangat menyenangkan bekerja untuk Bayern, juga sebagai kapten. Ini juga tugasku dan aku ingin melanjutkannya sampai 2023,” beber Neuer.

Lebih lanjut Neuer mengatakan pihaknya sangat berambisi untuk memenangi setiap peluang untuk meraih gelar. Musim ini Muenchen masih berpeluang meraih tiga gelar masing-masing dari Bundesliga Jerman, DFB Pokal dan Liga Champions Eropa.

Di Bundesliga, FC Hollywood sementara ini berada di urutan teratas, unggul atas Borussia Dortmund di urutan kedua. Dari ajang DFB Pokal, Muenchen selangkah lagi menuju final. Sementara itu di ajang Liga Champions Eropa muenchen masih dalam tren positif setelah mencatatkan kemenangan telak 3-0 atas Chelsea di leg pertama babak perempat final.

“Anda memulai setiap musim dari awal sudah pasti ingin memenangi semua kompetisi. Ada kejuaraan untuk dimenangi di musim ini dan kami masih bertahan di setiap kompetisi,” lanjutnya.

Kiper senior itu pun mengomentari lebih lanjut terkait perhelatan Liga Champions Eropa pada 2022 mendatang. Partai final yang akan digelar di kandang sendiri di Stadion Allianz Arena memantiknya untuk terus berjuang maksimal bersama tim tersebut.

Neuer bertekad untuk mengantar timnya bisa lolos hingga ke partai final sehingga bisa tampil di hadapan publik sendiri untuk meraih trofi Si Kuping Besar itu. Apalagi ini menjadi momen penebusan atas kegagalan di fase serupa pada 10 tahun lalu. Saat itu Muenchen dipermalukan Chelsea.

“Salah satu target besar kami untuk beberapa tahun ke depan sudah pasti memiliki kesempatan untuk bermain di final Liga Champions di kandang sendiri seperti yang kami lakukan di 2012,” sambungnya.

Neuer menegaskan bermain di final di kandang sendiri adalah impian setiap pemain. Neuer tidak ingin kembali mengecewakan para penggemarnya. Tampil di final di markas sendiri dan menjadi juara adalah target tertinggi.

“Pada 2022 akan ada final Eropa lagi di Munich, yang menjadi dorongan besar bagiku dan seluruh tim. Akan menjadi mimpi bagi kami semua untuk bisa mencapai final di kandang sendiri,” pungkasnya.

Liga Jerman Tanpa Penonton, Enrique: Itu Jelek Sekali

Saat ini Bundesliga Jerman menjadi satu-satnya kompetisi di Eropa yang sudah kembali menggulirkan kompetisi setelah sempat terhenti karena wabah Corona atau Covid-19. Namun situasi tidak seperti biasanya.

Bundesliga berlangsung tanpa kehadiran penonton. Laga-laga digelar secara tertutup. Ternyata situasi ini mendapatkan banyak komentar. Salah satunya datang dari mantan pelatih tim nasional Spanyol, Luis Enrique.

Menurut pria asal Spanyol itu situasi tersebut sungguh tidak ideal. Bahkan ia mengatakan hal seperti itu terlihat sangat buruk. Ia mengatakan hal ini berangkat dari kenyataan bahwa pertandingan sepak bola selalu penuh warna dan situasi serta atmosfer di luar lapangan yang begitu luar biasa.

“Sepakbola seperti itu jelek sekali,” beber Enrique.

Lebih lanjut ia mengatakan dirinya sempat menonton Bundesliga yang digelar secara tertutup. Menurutnya laga yang berlangsung secara tertutup itu kehilangan banyak momen menarik.

“Saya menonton Liga Jerman dan itu menyedihkan. Kamu bisa mendengar hinaan-hinaan dalam lapangan dan kamu kehilangan keintiman dengan momen-momen luar biasa.”

Sosok yang pernah menangani Barcelona ini pun menganalogikan situasi tersebut dengan aktivitas berdansa. Alih-alih berdansa dengan pasangan, menurutnya dalam situasi seperti ini jauh lebih buruk dan menyedihkan ketimbang seorang pria yang berdansa dengan saudari perempuannya.

“Situasinya lebih menyedihkan dibandingkan berdansa dengan saudara perempuanmu,” tegasnya.

Namun demikian Enrique mengatakan situasi seperti ini tidak bisa dipaksakan untuk menghadirkan para penonton ke lapangan pertandingan. Menurutnya ini merupakan pilihan terbaik di tengah situasi yang belum benar-benar kondusif.

Meski digelar secara tertutup, laga-laga tersebut tetap memiliki makna dan arti tersendiri. Salah satunya memberikan hiburan kepada masyarakat yang sedang diliputi kecemasan dan ketakutan.

“Ini adalah bisnis global yang menghasilkan banyak uang. Sekalipun kondisinya berbeda dibandingkan saat ada penonton, hal ini bisa membantu kita semua menghabiskan waktu di masa karantina ini dan melalui momen-momen sulit ini,” tegasnya.

Berbeda dengan Bundesliga Jerman, sejumlah kompetisi di benua Eropa masih menunggu jadwal terbaru. Liga Primer Inggris dan Serie A Italia diperkirakan akan segera bergulir, paling lambat pada bulan Juni.

Saat ini tim-tim peserta sudah mulai berlatih, tidak hanya secara individu tetapi berkelompok. Namun demikian ada aturan dan protokol yang harus ditaati secara ketat. Meski digelar secara berkelompok jumlah pemain yang berada dalam suatu lapangan tetap dibatasi jumlahnya.

Meski begitu tidak semua pemain antusias dengan kemungkinan bergulirnya kembali kompetisi. Pemain depan Manchester City, Sergio Aguero dan Raheem Sterling, adalah beberapa dari antara pemain yang masih mencemaskan situasi yang ada saat ini.

Pelatih Liverpool Tidak Ingin Buru-buru Latihan

Tim-tim Liga Primer Inggris mulai berlatih secara berkelompok. Setelah sebelumnya latihan hanya diizinkan digelar secara individu dan terbatas, kini otoritas setempat mulai memberikan kelonggaran.

Situasi ini mendapat tanggapan dari pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. Mantan pelatih Borussia Dortmund itu tetap waspada. Ia tidak mau timnya terburu-buru untuk berkumpul bersama para pemain.

“Saya selalu bilang kami tidak mau buru-buru, tapi saya kira ini tidak buru-buru. Ini untuk langkah pertama, untuk latihan dengan social distancing dan kami punya lima pemain.”

Seturut jadwal Liverpool baru akan menggelar latihan bersama pada Rabu, 20 Mei 2020 waktu setempat. Klopp mengatakan dirinya sangat senang dan tidak bisa menunggu lama untuk kembali memimpin latihan di lapangan.

“Saya akan bilang saya sangat senang. Saya tidak bisa menunggu, jadi saya benar-benar senang kami bisa melakukan ini lagi, kembali ke Melwood, latihan dalam kelompok kecil, dan hal-hal seperti ini,” beber Klopp.

Lebih lanjut pelatih asal Jerman itu menanggapi terkait protokol terbaru yang dikeluarkan otoritas setempat terkait latihan bersama. Para pemain yang menggelar latihan bersama pun tetap dibatasi.

“Semua orang tahu seberapa besar lapangan sepakbola dan mungkin akan ada empat pemain dan seorang kiper, atau lima pemain dan seorang kiper di grup berbeda di hari berbeda. Itu juga mungkin ketika Anda membayangkan seberapa besar ruang yang mereka punya untuk melakukan apa yang harus mereka lakukan,” tegasnya.

Pelatih asal Jerman itu mengatakan situasi ini memang tak bisa dielak. Saat ini kondisi belum benar-benar normal. Wabah Corona atau Covid-19 masih menjadi momok.

Secara ekonomi, bermain dalam stadion kosong jelas merugikan. Tidak terkecuali Liverpool. Namun bagi Klopp ini merupakan pilihan terbaik yang bisa diambil, ketimbang kompetisi benar-benar dihentikan.

“Sayangnya kami harus melakukan itu (pertandingan tanpa penonton), tanpa pemantik semangat terbaik di dunia saat ini, penonton Anfield,” beber Klopp.

Lebih lanjut Klopp mengatakan situasi saat ini tidak bisa dipaksakan untuk menggelar pertandingan dengan penonton yang membanjiri stadion. Tidak ada sikap lain selain menerima. Mantan pelatih Borussia Dortmund itu meminta setiap pemain dan klub untuk memaksimalkan situasi tersebut.

“Tapi yang kondisinya memang begitu. Saya tidak pernah paham mengapa Anda selalu menginginkan hal yang memang tidak bisa didapat, tidak Anda punya. Untuk saat ini, kita tidak bisa bertanding tanpa penonton, jadi terima saja dan maksimalkan sebaik-baiknya,” tegas Klopp.

Bila Pemain Ini Pergi, Arsenal Bakal Kehilangan Pemain Besar

Lukas Podolski angkat bicara mengenai berbagai spekulasi terkait Pierre-Emerick Aubameyang. Striker Arsenal itu dikabarkan akan dilepas pada bursa transfer ini. Sebagai mantan pemain Arsenal, Podolski mengatakan melepas pemain berdarah Afrika itu akan menjadi sebuah kehilangan bagi The Gunners.

“Menurut saya Anda kehilangan pemain besar, dia melewati musim yang luar biasa dengan catatan gol bagus, tapi Anda bisa menghasilkan uang dari seorang pemain, menjualnya dan bisa berinvestasi untuk pemain baru. Untuk pemain seperti saya atau Aubameyang, ketika klub besar memanggil, Anda selalu ingin punya mimpi seperti ini,” beber Podolski.

Menurut mantan pemain tim nasional Jerman itu, bila melepaskan Aubameyang maka akan menjadi sebuah kerugian bagi Arsenal. Pasalnya pemain tersebut sedang berada dalam performa terbaik dan banyak klub tertarik untuk mendatangkannya.

“Ketika Anda menjalani musim luar biasa seperti dia, banyak klub tertarik,” beber Podolski.

Lebih lanjut ia mengatakan setiap pemain bintang tentu memilik impian untuk tampil di berbagai klub top di Eropa baik di Inggris, Spanyol, maupun Italia.

“Saat seorang pemain punya keinginan untuk bermain untuk klub besar atau bermimpi main di Italia atau Spanyol, atau seperti Aubameyang dan kaitannya dengan Real Madrid…”

Podolski mengatakan tidak ada yang salah bila Aubameyang memiliki impian tersendiri. Menurutnya untuk setiap kesempatan yang datang jangan sampai ditolak. Bagi Arsenal bila sampai Aubameyang pergi maka akan menjadi sebuah kehilangan.

“Jika dia punya mimpi main untuk klub ini ketika masih muda, maka kenapa tidak? Sebagai pemain, Anda harus mengambil kesempatan main untuk klub seperti itu. Tentu saja, buat Arsenal, itu akan jadi sebuah kehilangan besar kalau mereka harus menjualnya, tapi ini bisnis sepakbola,” sambungnya.

Podolski yang pernah bermain untuk Arsenal mengatakan Aubameyang sudah melewatkan musim yang luar biasa. Tidak hanya itu ia juga sudah banyak berkontribusi bagi tim dengan gol-gol yang diciptakannya.

Namun demikian ia mengatakan menjual pemain bintang bisa menjadi sebentuk investasi. Uang hasil penjualan pemain bintang bisa digunakan untuk mendatangkan pemain baru.

Saat ini tim-tim Liga Inggris sedang mempersiapkan diri. Otoritas sepak bola setempat sudah memberikan kelonggaran kepada masing-masing tim unguk mulai menggelar latihan.

Pelatih Newcastle United, Steve Bruce pun beranggapan yang sama. Menurutnya, waktu tersebut terlalu cepat.

“Kami perlu waktu persiapan yang cukup untuk membuat para pemain ini mencapai kondisi yang bagus atau mereka bakalan bertumbangan seperti tumpukan kartu,” beber Bruce.

 

Messi Disebut Nyaman Main dengan Lautaro Martinez

Saat ini Lautaro Martinez terus dikaitkan dengan Barcelona. Pemain depan Inter Milan itu dikabarkan menjadi target buruan Blaugrana untuk mengisi pos di lini depan. Lautaro digadang-gadang sebagai penerus Luis Suarez yang saat ini semakin menua.

Namun demikian upaya untuk mendatangkan Lautaro tidak mudah. Inter Milan tentu tidak ingin kehilangan salah satu pemain penting mereka. Di sisi lain, bukan hal mudah bagi Lautaro untuk bermain dengan sederet bintang Barcelona. Salah satunya adalah Lionel Messi.

Namun hal terakhir ini sepertinya bukan menjadi kendala. Pasalnya Messi sendiri dikabarkan setuju bila klub memboyong Martinez. Ditambah lagi keduanya sudah pernah bermain bersama di tim nasional Argentina.

Mantan pemain timnas Spanyol, Luis Suarez pun menegaskan hal tersebut. Ia mengatakan Messi sendiri tertarik untuk bermain dengan Lautaro Martinez. Tidak hanya itu Messi juga memuji potensi pemain masa depan Argentina itu.

“Messi kenal Lautaro dengan baik karena dia bermain untuk Timnas Argentina,” beber Suarez.

Lebih lanjut Suarez mengatakan lampu hijau yang diberikan Messi mengandung banyak arti positif. Salah satunya itu menggambarkan bahwa Messi merasa nyaman dengan Lautaro sama seperti yang dialami saat ini dengan Luis Suarez.

“Jika dia bilang iya, itu berarti dia [Messi] nyaman dengan Lautaro. Sama halnya dia nyaman dengan Luis Suarez [yang berasal dari Uruguay],” sambungnya.

Suarez mengatakan dirinya memangat tidak terlalu mengetahui soal Lautaro. Ia hanya mengikuti sang pemain melalui pertandingan yang disaksikan di layar kaca. Namun nama Lautaro semakin ramai dibicarakan di berbagai media dan ruang pembicaraan.

“Saya tak tahu banyak soal Lautaro, sebab saya hanya menyaksikan beberapa pertandingan Inter. Tapi, mereka banyak membicarakannya,” bebernya lagi.

Suarez tak menampik penampilan cemerlang Lautaro di level Serie A musim lalu. Bersama Internazionale Milan, Lautaro sudah menunjukkan potensi sebagai salah satu pemain muda yang tengah bersinar. Suarez tak menampik bila banyak tim tertarik untuk mendatangkannya.

“Saya tahu dia sangat bagus di liga musim lalu. Dia juga bisa mencetak beberapa gol. Dia pemain yang sangat menarik, jika banyak tim menginginkannya,” pungkasnya.

Saat berbagai kompetisi sepak bola di Eropa tengah menghadapi kendala karena wabah Corona atau Covid-19. Sejumlah kompetisi bahkan sudah dinyatakan berakhir seperti Ligue 1 Prancis dan Eredivisie Belanda. Sementara itu Serie A dan La Liga masih menanti jadwal terbaru. Baru Bundesliga Jerman yang sudah mulai bergulir lagi.