Dele Alli Selamatkan Spurs dari Kekalahan Atas Watford

Dele Alli menjadi penyelamat Tottenhan Hotspur dari hasil minor di pekan kesembilan Liga Primer Inggris. Pada pertandingan yang berlangsung di kandang sendiri di Stadion Tottenham Hotspur pada Sabtu, 19 Oktober 2019, Spurs diimbangi tim tamu Watford.

Ali yang merupakan gelandang serang andalan Spurs mencetak gol penyama kedudukan sekaligus menghindari timnya dari kekalahan. Laga tersebut berakhir dengan skor seri, 1-1. Ali mencetak gol penyeimbang ujung pertandingan, tepatnya di menit ke-86 untuk membuat skor sama kuat setelah Abdoulaye Doucoure lebih dulu membawa tim tamu memimpin sejak menit keenam.

Spurs dan Watford menurunkan formasi terbaik di laga ini. Meski bertindak sebagai tuan rumah, Spurs justru mendapat tekanan sejak awal pertandingan. Buktinya saat pertandingan baru berjalan enam menit gawang Spurs sudah kebobolan.

Berawal dari umpan Daryl Janmaat, Doucoure sukses menggetarkan gawang tuan rumah yang dijaga Gazzaniga yang merupakan pelapis Hugo Lloris. Gol cepat ini cukup mengagetkan tuan rumah. Namun upaya untuk menyamakan kedudukan tidak berjalan mudah. Hingga paru pertama berakhir, tim tamu tetap memimpin.

Di babak kedua, pelatih Spurs, Mauricio Pochettino menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil lebih agresif. Upaya tuan rumah untuk mengejar ketertinggalan baru membuahkan hasil jelang bubaran. Dele Alli tampil sebagai penyelamat setelah aksinya berujung gol.

Hasil imbang ini tak mempengaruhi posisi kedua tim di tabel klasemen sementara. Spurs yang mengemas total 12 poin masih berada di posisi ketujuh. Sementara itu Watford yang baru mengumpulkan empat poin masih tertahan di posisi buncit.

“Setelah kekalahan dari Bayern Munich, kepercayaan diri kami memang hancur. Pada pertandingan melawan Brighton, kami kebobolan di menit-menit awal dan harus kehilangan kapten yang membuat kepercayaan diri kami semakin rendah,” beber Pochettino usai laga.

Lebih lanjut pelatih asal Argentina itu mengatakan timnya akan terus berbenah. Hasil imbang ini sedikit banyak memberikan pelajaran bagi mereka untuk menjadi lebih baik di laga-laga selanjutnya.

Susunan pemain Tottenham Hotspur versus Watford:

Totenham Hotspur (3-4-3): 22. Gazzaniga, 6. Sanchez (46′ Son Heung-Min), 4. Alderweireld, 5. Vertonghen, 24. Aurier, 8. Winks (70′ NDombele), 17. Sissoko, 3. Rose, 20. Alli (86′ Gol), 27. Moura (63′ Lamela), 10. Kane.

Pelatih: Mauricio Pochettino

Watford (5-4-1): 26. Foster, 25. Holebas, 15. Cathcart, 27. Kabasele, 2. Janmaat (71′ Kiko Femina), 4. Dawson, 8. Cleverley, 37. Pereyra (84′ Hughes), 14. Chalobah, 16. Doucoure (6′ Gol), 10. Welbeck (4′ Deulofeu).

Pelatih: Quique Sanchez Flores

Berikut hasil lengkap Liga Primer Inggris, Sabtu (19/10/2019):

Everton 2-0 West Ham United (Bernard 17’, Gylfi Sigurdsson 90’)

AFC Bournemouth 0-0 Norwich City

Aston Villa 2-1 Brighton & Hove Albion (Jack Grealish 45’, Matt Targett 90’ ; Adam Webster 21’)

Chelsea 1-0 Newcastle United (Marcos Alonso 73’)

Leicester City 2-1 Burnley (Jamie Vardy 45’, Youri Tielemans 74’ ; Chris Wood 26’)

Tottenham Hotspur 1-1 Watford (Dele Alli 86’ ; Abdoulaye Doucoure 6’)

Wolverhampton Wanderers 1-1 Southampton (Raul JImenez 61’-penalti ; Danny Ings 53’)

Ronaldo Cetak Gol, Juventus Menang Tipis Atas Bologna

Cristiano Ronaldo menjadi salah satu pembeda pada pertandingan Juventus menghadapi Bologna di pekan kedelapan Serie A Italia. Pemain internasional Portugal itu mencetak satu dari dua gol kemenangan Nyonya Tua yang berlangsung di Stadion Allianz pada Sabtu, 19 Oktober 2019 waktu setempat atau Minggu dini hari WIB.

Pertandingan kedua tim berakhir dengan skor 2-1. Ronaldo mencetak gol pembuka di menit ke-19, menyusul Miralem Pjanic di menit ke-54. Sementara itu satu-satunya gol tim tamu dicetak oleh Danilo Larangeira di menit ke-26.

Kemenangan tipis ini lebih dari cukup mengamankan Juventus di posisi puncak. Bianconeri telah mengemas total 22 poin dari delapan pertandingan, unggul empat poin dari Inter Milan yang baru akan memainkan laga kedelapan hari ini.

Tampil di kandang sendiri, Juventus tampil dominan. Tuan rumah membuka keunggulan saat pertandingan memasuki menit ke-19. Gol ini tidak lepas dari kejelian Ronaldo melepaskan sepakan keras tanpa bisa digagalkan kiper tim tamu, Skorupsi.

Tertinggal satu gol tim tamu langsung meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya dipetik tak lama berselang. Tujuh menit kemudian, Bologna berhasil menyamakan kedudukan setelah sepakan keras Danilo tak mampu digagalkan kiper Juventus, Gianluigi Buffon. Skor imbang bertahan hingga babak pertama berakhir.

Pertandingan menjadi semakin menarik di paruh kedua. Dari beberapa percobaan, Juventus akhirnya mampu mencetak gol di menit ke-54. Kali ini giliran Pjanic yang mencatatkan namanya di papan skor setelah sepakan kerasnya mengarah di pojok kiri gawang Bologna. Gol tersebut ternyata menjadi pembeda di laga ini.

Usai laga Pjanic mengatakan tidak mudah bagi timnya untuk memetik kemenangan di laga tersebut. Pjanic menilai tim tamu memiliki organisasi pertahanan yang rapih sehingga sulit ditembus.

“Kami tahu betul itu akan sulit setelah kami melihat pertandingan Bologna. Mereka terorganisir dan menyebabkan masalah bagi kami, tetapi saya masih berpikir kami pantas menang,” beber Pjanic.

Lebih lanjut ia mengatakan timnya seharusnya mampu mencetak lebih banyak gol. Namun padatnya jadwal pertandingan membuat timnya tak mampu mengerahkan segenap kemampuan terbaik.

“Kami menciptakan banyak peluang dan seharusnya mencetak satu gol lagi untuk membuat laga lebih nyaman untuk kami. Ini sulit setelah jeda internasional, jadi kami terima poin ini,” lanjutnya.

Susunan pemain Juventus versus Bologna:

Juventus (4-3-1-2): 77-Gianluigi Buffon; 16-Juan Cuadrado, 4-Matthijs de Ligt, 19-Leonardo Bonucci, 12-Alex Sandro; 6-Sami Khedira (30-Rodrigo Bentancur 62′), 5- Miralem Pjanic, 25-Adrien Rabiot (14-Blaise Matuidi 73′); 33-Federico Bernardeschi; 7- Cristiano Ronaldo, 21-Gonzalo Higuain (10-Paulo Dybala 82′)

Pelatih: Maurizio Sarri

Bologna (4-2-3-1): 28-Lukasz Skorupski; 15-Ibrahima Mbaye, 23-Danilo Larangera, 13-Mattia Bani, 11-Ladislav Krejci; 32-Mattias Svanberg (17-Andreas Skov Olsen 80′), 16-Andrea Poli (31-Blerim Dzemaili 82′); 7-Riccardo Orsolini, 21-Roberto Soriano, 10-Nicola Sansone (9-Federico Santander 80′); 24-Rodrigo Palacio

Pelatih: Sinisa Mihajlovic