Maurizio Sarri Akan Menjadi Musuh Keluarganya Karena Juventus

Maurizio Sarri Akan Menjadi Musuh Keluarganya Karena Juventus-Laga antara Fiorentina Vs Juventus akan menjadi momen yang emosional bagi Maurizio Sarri. Dengan Posisinya sebagai sang pelatih dari Juventus maka Sarri akan menjadi musuh bagi keluarga besarnya sendiri. Pada tanggal 14/9/2019 di Sabtu malam , Juventus akan datang kekandang Fiorentina sebagai tamu di pekan ketiga Liga Serie A 2019/2020. Laga ini akan digelar di Artemio Franchi pada pukul 20.00WIB. Sarri memberikan pengakuan bahwa banyak dari anggota keluarganya yang menjadi fans Fiorentina, bahkan ibunya sendiri. Sarri mengatakan bahwa ibunya tidak senang dengan jabatan yang dimilikinya saat ini menjadi pelatih dari Klub Juventus. Sarri sendiri memang tumbuh di kota Florence. bahkan rumah keluarganya juga dekat dengan Artemio Franchi.

Dengan nada bercanda, Maurizio Sarri menyebut bahwa ibunya tidak bahagia dengan posisi yang dimilikinya saat ini. Apalagi pada pekan ini Juventus akan menantang Fiorentina di Artemio Franchi. Rumah keluarga besar Sarri sendiri hanya berjarak 500m dari stadion Artemio Franchi. Selain Sarri, semua keluarganya menjadi penggemar La Viola dan Sarri sendiri mendukung mantan klub asuhannya, Napoli. Sarri memang Lahir di Napoli yang ketika itu menjadi kota tempat ayahnya bekerja. Kemudian mereka pindah ke Florence dan dalam beberapa kesempatan sari mengakui sebagai fans dari Napoli.

Berita Bola Terkini – Bursa Transfer Musim 2019-2020

Maurizio Sarri mengaku akrab dengan suasana Artemio Franchi. karena jarak rumah keluarganya dengan stadion memang tidak jauh. namun tidak semua hal tentang Artemio Franchi menjadi kenangan Indah bagi Sarri. Ia memiliki kenangan buruk dengan tempat ia tumbuh besar itu. pada tahun 2018 lalu ia kehilangan gelar Scudetto untuk Napoli. pada tahun itu Sarri memiliki peluang untuk membawa Scudetto ke Naples. Akan tetapi Napoli kalah telak dengan skor 3:0 melawan Fiorentina dan gelar Scudetto jatuh kepada Klub yang dilatihnya saat ini, Juventus.

Manchester United Dinilai Tidak Kuat Untuk bersaing Dengan Man City Dan Liverpool

Manchester United Dinilai Tidak Kuat Untuk bersaing Dengan Man City Dan Liverpool Fans Manchester United diminta untuk lebih bersabar menunggu proses pembangunan kualitas skuad kembali. Kualitas dari Skuad Ole Gunnar Solskjaer itu dinilai masih sangat jauh di bawah klub raksasa inggris lainnya yakni, Liverpool dan Man City. Musim ini merupakan musim penuh pertama Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih di Klub Setan Merah, Ia didorong optimism tinggi untuk membangun skuad meskipun harus menghadapi banyak tekanan ketika mereka meraih hasil negative. Sebab itu, Mu yang sekarang dikatakan belum layak sebagai salah satu pesaing merebut Trofi, MU bahkan harus berjuang dengan sangat kera untuk dapat menembus empat besar dengan pemain-pemain muda mereka. Salah satu pengamat MU yang juga merupakan seorang Pegolf  Profesional,Rorry Mcllroy menyakini perjalanan MU masih panjang.

Menurut Mcllroy, Level MU yang sekarang tidak bisa menandingi Duo-Raksasa Liverpool-Man City. Dia bahkan menilai skuad Man City sangat kuat. ketika Setan Merah kesulitan menembus Empat Besar, Man City hanya perlu menurunkan pelapis untuk segera mencapai empat besar klasemen EPL.Mcllroy mengungkapkan kepada Sky Sports bahwa sejujurnya ia merasa Man City dan Liverpool di level yang berbeda dari tim tim lain, bahkan menurutnya Man City memiliki level yang lebih tinggi dari Liverpool dan bisa dibayangkan apabila Tim B  Man City dimainkan, mereka bisa menembus empat besar di Klasemen.

Berita Bola Terkini – Bursa Transfer Musim 2019-2020

Mcllroy berharap agar fans Mu tidak terus menekan sang Pelatih Setan merah, Solskjaer dan skuad dengan tuntutan yang tinggi. yang paling dibutuhkan MU saat ini adalah dukungan dan waktu untuk melancarkan perkembangan skuad mereka. menurut Mcllroy, Solskjaer memberikan kesempatan kepada para pemain pemain muda untuk bermain adalah hal yang sudah benar. Dan sekarang MU sedang dalam fase pembangunan kembali, dengan sedikit pengalaman bagi pemain muda untuk berkembang, Mcllroy berharap MU dapat bangkit kembali dalam beberapa tahun kedepan dan menjadi salah satu pesaing di Premier League dan Liga Champions serta yang lain.

Demi Pulihkan Cedera, Bek Manchester United Pergi Ke Tiongkok

Demi Pulihkan Cedera, Bek Manchester United Pergi Ke Tiongkok Pemain Lini belakang Manchester United, Diogo Dalot, melakukan segala upaya agar bisa menyembuhkan cedera yang ia alami. Dia sampai pergi ke Tiongkok demi menjalani perawatan khusus. Diogo Dalot pertama kali mengalami cedera pada tahun 2018 lalu. saat itu pemain berasal dari Portugal itu sudah sembuh, namun kemudian beberapa kali ia mengalami cedera lagi di lokasi lain. Terakhir, Diogo Dalot mengalami cedera pada Agustus 2019 lalu dan meskipun cedera yang dialaminya tidak terlalu serius namun ia merasa tetap perlu mendapatkan perawatan khusus. oleh karena itu Diogo memutuskan untuk terbang ke Tiongkok dan memang selama di Tiongkok ia menjalani perawatan khusus.

 

Dikutip dari Sportsmole, Diogo Dalot mengalami cedera pada bagian pinggulnya. cedera ini didapat setelah terjadi benturan keras, karena itu agar cepat pulih ia memutuskan untuk terbang ke Tiongkok dan berobat. Diogo tiba di Tiongkok pada tanggal 29 Agustus 2019 lalu dan langsung menjalani rehabilitasi dengan tim medis klub Shanghai SIPG. Diogo Dalot menjalani perawatan tersebut 10hari lamanya. Perawatan tersebut berada dibawah pengawasan tim medis khusus yang langsung diamati oleh staf medis asal Brasil, Eduardo. Kondisi Diogo Dalot Kini sudah semakin membaik, bahkan jika tidak ada kendala yang mendesak, sang mantan pemain Porto tersebut diperkirakan sudah siap bermain setelah jeda International kali ini.

Berita Bola Terkini – Bursa Transfer Musim 2019-2020

Diogo Dalot memiliki peluang yang besar untuk dimainkan pada laga melawan Leicester City. Bek kanan utama Manchester United, Aaron Wanbissaka saat ini masih belum sembuh dari cederanya, jika sampai saat laga yang akan datang ia belum sembuh, maka Diogo Dalot akan menjadi opsi untuk menggantikannya di posisi bek kanan. selain itu, Diogo Dalot juga bisa menjadi pilihan bagi sang pelatih Klub yang dijuluki Setan Merah untuk ditempatkan di bek kiri menggantikan Luke Shaw. Dua Posisi itu merupakan posisi utaman Diogo Dalot, tapi jika melihat kembali pada musim 2018/2019 lalu, Ole Gunnar Soslkjaer juga bisa memberikan posisi Winger.Tentu saja hal ini membuat peluang Diogo Dalot bermain semakin besar.

Kepindahan Philippe Coutinho Menjadi Berkah Untuk Liverpool, Mengapa ?

Kepindahan Philippe Coutinho Menjadi Berkah Untuk Liverpool,Mengapa? Liverpool Sepertinya Harus berterima Kasih pada sang mantan pemain andalannya yakni, Philippe Coutinho. Berkat dirinya,Klub Liverpool sang juara bertahan Liga Champions itu bisa mendapatkan salah satu pemain yang menjadi incaran untuk tahun 2020 nanti. pada tahun 2018 yang lalu, Coutinho memutuskan meninggalkan Anfield untuk menerima tawaran dari salah satu klub raksasa Spanyol, Barcelona. Namun sesampainya di Barcelona, ia gagal memberikan performa yang impresif dan kini ia sudah tidak dibutuhkan lagi di Camp Nou terlebih lagi sekarang Barcelona kedatangan Antoine Griezmann dari Atletico Madrid.

 

Oleh karena itu, sang pemain asal Brasil itu harus pindah ke klub lain. Coutinho pergi ke Bayern Munchen dengan status sebagai pemain pinjaman pada bursa transfer kemarin, dan kita dapat melihat penampilannya bermain di Allianz Arena selama satu musim penuh. Sebelumnya Liverpool sempat dikabarkan ingin membawa kembali Coutinho ke Anfield . namun seperti yang pernah diungkapkan oleh Jurgen Klopp selaku pelatih dari klub raksasa Inggris itu, kendala finansial membuat harapan The Reds tidak dapat dikabulkan.

Meskipun gagal memboyong Coutinho kembali, Liverpool tetap bisa mendapatkan sisi positif dari kepergian Philippe Coutinho, karena itu artinya peluang mereka untuk mendapatkan Bintang Bayer Leverkusen, Kai Havertz bisa semakin besar. Sebelumnya Bayern Munchen sempat memasukan Havertz kedalam daftar pembelanjaan mereka namun The Athletic melaporkan Bayern Munchen memiliki peluang untuk menjadikan Coutinho pemain permanent mereka sehingga ketertarikan mereka terhadap Harvertz akan semakin berkurang. Liverpool pun disebutkan akan mengejar tanda tangannya pada tahun 2020 nanti.

Berita Bola Terkini – Bursa Transfer Musim 2019-2020

Liverpool sendiri tidak begitu aktif pada saat bursa transfer pemain berlangsung di musim panas kemarin, hal itu dikarenakan banyaknya pengeluaran yang dilakukan oleh The Reds pada 2018 yang lalu sehingga membuat mereka dalam kendala finansial , Seperti yang diketahui Liverpool membeli Virgil Van Dijik untuk mengisi lini belakang mereka yang keropos dengan harga 75Juta Pounds. setelah beberapa bulan kemudian mereka kembali mengeluarkan 165juta Pounds untuk membeli 4 pemain ke dalam klub mereka, salah satunya yakni Alisson sang kipper asal Brasil yang dibeli dari As Roma untuk menggantikan Loris Karius.