Milan Jamu Verona di Pekan ke-22 Serie A

AC Milan akan melakoni laga kandang saat menjamu Hellas Verona di pekan ke-22 Serie A Italia. Laga ini akan digelar di Stadion San Siro pada Minggu, 2 Februari 2020 malam WIB. Sebagai tuan rumah Milan tentu tidak ingin kehilangan kesempatan untuk meraih tiga poin.

Laga ini sekaligus menjadi ujian untuk konsistensi tim tersebut. Dengan modal lima kemenangan terakhir, Milan pun siap menghadapi Verona. Meski begitu sang pelatih, Stefano Pioli enggan jemawa. Apalagi tim tersebut terancam tak diperkuat pemain anyar, Zlatan Ibrahimovic yang sedang sakit.

“Hellas Verona dalam bentuk yang bagus, telah berusaha keras musim ini, dan akan datang ke San Siro dengan determinasi tinggi,” beber Pioli.

Lebih lanjut pelatih asal Italia itu mengatakan timnya menghadapi pekan yang sulit. Selain Ibra, pemain lain yang terancam absen adalah Kjaer dan Krunic.

“Mereka berlari tanpa lelah, sedangkan ini adalah pekan yang sulit bagi kami. Selama dua-tiga hari terakhir, Ibrahimovic dan Kjaer terkena flu, dan saya ragu kami bisa memanggil mereka. Selain itu, Krunic mengalami masalah otot, jadi kami punya beberapa masalah,” sambungnya.

Selain itu Milan juga tak bisa diperkuat sejumlah pemain yang sudah dilepas di bursa transfer musim dingin ini yakni Krzysztof Piatek dan Suso.

“Kami mendatangkan pemain-pemain berkualitas dan berpengalaman, juga pemain-pemain muda berprospek.  Siapa pun yang bermain menggantikan Ibrahimovic besok, dia akan tampil baik, karena bukan sistem yang menentukan kemenangan,” sambungnya.

Secara keseluruhan Pioli menilai performa timnya semakin membaik. Setelah meraih hasil positif di bulan Januari, demikian Pioli, saat mereka fokus menghadapi laga-laga penting berikutnya.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

16-09-2019 Verona 0-1 Milan (Serie A)

05-05-2018 Milan 4-1 Verona (Serie A)

17-12-2017 Verona 3-0 Milan (Serie A)

14-12-2017 Milan 3-0 Verona (Coppa Italia)

25-04-2016 Verona 2-1 Milan (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir AC Milan:

11-01-2020 Cagliari 0-2 Milan (Serie A)

16-01-2020 Milan 3-0 SPAL (Coppa Italia)

19-01-2020 Milan 3-2 Udinese (Serie A)

25-01-2020 Brescia 0-1 Milan (Serie A)

29-01-2020 Milan 4-2 Torino (Coppa Italia).

5 Pertandingan Terakhir Verona:

15-12-2019 Verona 3-3 Torino (Serie A)

05-01-2020 SPAL 0-2 Verona (Serie A)

13-01-2020 Verona 2-1 Genoa (Serie A)

19-01-2020 Bologna 1-1 Verona (Serie A)

26-01-2020 Verona 3-0 Lecce (Serie A).

Perkiraan Starting Line Up AC Milan versus Hellas Verona:

AC Milan (4-4-2): Gianluigi Donnarumma; Theo Hernandez, Romagnoli, Kjaer, Conti; Calhanoglu, Krunic, Kessie, Castillejo; Leao, Zlatan Ibrahimovic.

Pelatih: Stefano Pioli.

Hellas Verona (3-4-2-1): Silvestri; Kumbulla, Gunter, Rrahmani; Lazovic, Veloso, Amrabat, Faraoni; Pessina, Borini; Carmine.

Pelatih: Ivan Juric.

Juventus Jamu Fiorentina di Pekan ke-22 Serie A

Juventus dan Fiorentina akan berduel di pekan ke-22 Serie A Italia. Laga ini akan digelar di Stadion Allianz pada Minggu, 2 Februari 2020 malam WIB. Tampil di kandang sendiri tentu membuat Nyonya Tua lebih percaya diri.

Tim besutan pelatih Maurizio Sarri pun tidak ingin kehilangan kesempatan untuk meraih poin penuh di kandang. Tambahan tiga angka membuat mereka tetap aman di puncak klasemen sementara.

Meski begitu Sarri tetap mewaspadai Fiorentina. Mantan pelatih Chelsea itu menilai Fiorentina sebagai tim berbahaya karena memiliki sederet pemain yang bagus dan cepat.

“Fiorentina adalah tim yang bertahan dengan kepadatan dan intensitas yang tidak biasa. Mereka adalah tim yang berbahaya karena memiliki pemain-pemain yang bagus dan cepat,” beber Sarri.

Lebih lanjut pelatih asal Italia itu mengatakan untuk menghadapi Fiorentina mereka harus memiliki strategi tersendiri. Salah satunya adalah menggerakan bola dengan cepat saat menyerang.

“Kami harus menggerakkan bola dengan cepat ketika menyerang. Di pertahanan, kami harus menjaga kondisi agar dan sebisa mungkin membatasi upaya lawan untuk mendekat ke gawang,” sambungnya.

Terkait skuad yang akan diturunkan, Sarri mengatakan salah satu pemain andalan yakni Miralem Pjanic siap tampil.

“(Sami) Khedira menderita flu 3-4 hari dan tidak hadir dalam latihan. Dia mengalami kemajuan, tetapi belum berlatih dengan tim,” kata Sarri. “Pjanic hanya menderita memar dan tersedia untuk pertandingan ini,” pungkasnya.

Bila mampu memenangi laga ini maka Juventus makin nyaman di puncak klasemen sementara Serie A, unggul atas Inter Milan di urutan kedua.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

14-09-2019 Fiorentina 0-0 Juventus (Serie A)

20-04-2019 Juventus 2-1 Fiorentina (Serie A)

02-12-2018 Fiorentina 0-3 Juventus (Serie A)

10-02-2018 Fiorentina 0-2 Juventus (Serie A)

21-09-2017 Juventus 1-0 Fiorentina (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir Juventus:

13-01-2020 Roma 1-2 Juventus (Serie A)

16-01-2020 Juventus 4-0 Udinese (Coppa Italia)

20-01-2020 Juventus 2-1 Parma (Serie A)

23-01-2020 Juventus 3-1 Roma (Coppa Italia)

27-01-2020 Napoli 2-1 Juventus (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir Fiorentina:

12-01-2020 Fiorentina 1-0 SPAL (Serie A)

15-01-2020 Fiorentina 2-1 Atalanta (Coppa Italia)

19-01-2020 Napoli 0-2 Fiorentina (Serie A)

26-01-2020 Fiorentina 0-0 Genoa (Serie A)

30-01-2020 Inter 2-1 Fiorentina (Coppa Italia).

Prakiraan Starting Line-up Juventus versus Fiorentina:

Juventus (4-3-1-2): Szczesny; Sandro, De Ligt, Bonucci, Cuadrado; Matuidi, Bentancur, Rabiot; Ramsey; Ronaldo, Higuain

Pelatih: Maurizio Sarri

Fiorentina (3-5-2): Dragowski; Ranieri, Pezzella, Ceccherini; Venuti, Castrovili, Pulgar, Benassi, Lirola; Vlahovic, Chiesa

Pelatih: Giuseppe Iachini

Derby della Capitale, Roma Vs Lazio di Pekan ke-21 Serie A

Laga derbi akan tersaji di pekan ke-21 Serie A saat dua tim sekota saling bertemu. AS Roma dan Lazio akan saling berhadapan dalam laga bertajul Derby della Capitale di Stadion Olimpico, Roma pada Senin, 27 Januari 2020.

Pertandingan ini diprediksi akan berjalan menarik. Kedua tim sama-sama memburu kemenangan. Atmosfer pertandingan, seperti laga derbi lainnya, akan menjadi panas baik di dalam maupun di luar lapangan.

Kedua tim sama-sama memburu tiga poin demi memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara. Saat ini posisi Lazio lebih baik dari Roma. Lazio berada di posisi ketiga dengan raihan total 45 poin. Lazio unggul tujuh angka dari AS Roma di urutan keempat.

Pelatih Roma, Paolo Fonseca tetap meminta timnya untuk tampil maksimal di lapangan pertandingan. Ia tidak ingin timnya menyerahkan diri pada nasib.

“Tim yang main lebih baik punya peluang lebih besar untuk menang. Kalau kami menyerahkan diri kepada nasib, risiko kalah lebih besar,” beber Fonseca.

Lebih lanjut pelatih asal Italia itu mengatakan tim yang tampil lebih baik akan berpeluang menang. Tidak hanya dominasi tetapi juga keberanian dan inisiatif menjadi kunci untuk memetik hasil positif.

“Saya percaya tim yang bermain dengan keberanian, inisiatif, dan mendominasi permainan akan selalu lebih dekat dengan kemenangan,” sambungnya.

Terkait performa tim, sekalipun belum meraih hasil maksimal sejauh ini, Fonseca tetap bangga dengan penampilan timnya.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

01-09-2019 Lazio 1-1 Roma (Serie A)

03-03-2019 Lazio 3-0 Roma (Serie A)

29-09-2018 Roma 3-1 Lazio (Serie A)

16-04-2018 Lazio 0-0 Roma (Serie A)

19-11-2017 Roma 2-1 Lazio (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir AS Roma:

06-01-2020 Roma 0-2 Torino (Serie A)

13-01-2020 Roma 1-2 Juventus (Serie A)

17-01-2020 Parma 0-2 Roma (Coppa Italia)

20-01-2020 Genoa 1-3 Roma (Serie A)

23-01-2020 Juventus 3-1 Roma (Coppa Italia).

5 Pertandingan Terakhir Lazio:

05-01-2020 Brescia 1-2 Lazio (Serie A)

12-01-2020 Lazio 1-0 Napoli (Serie A)

15-01-2020 Lazio 4-0 Cremonese (Coppa Italia)

18-01-2020 Lazio 5-1 Sampdoria (Serie A)

22-01-2020 Napoli 1-0 Lazio (Coppa Italia).

Perkiraan Starting Line Up AS Roma versus Lazio:

AS Roma (4-2-3-1): Pau Lopez; Leonardo Spinazzola, Gianluca Mancini, Chris Smalling, Aleksandar Kolarov; Bryan Cristante, Jordan Veretout; Cengiz Under, Lorenzo Pellegrini, Justin Kluivert; Edin Dzeko.

Pelatih: Paulo Fonseca.

Lazio (3-5-2): Thomas Strakosha; Luiz Felipe, Francesco Acerbi, Stefan Radu; Manuel Lazzari, Sergej Milinkovic-Savic, Lucas Leiva, Luis Alberto, Senad Lulic; Joaquin Correa, Ciro Immobile.

Pelatih: Simone Inzaghi.

Napoli Jamu Juventus di Pekan ke-21 Serie A: Laga Reuni Maurizio Sarri

Salah satu laga menarik akan tersaji di pekan ke-21 Serie A Italia pada Senin, 27 Januari 2020 dini hari WIB. Napoli akan bertindak sebagai tuan rumah saat menjamu Juventus di Stadion San Paolo.

Laga ini akan berjalan menarik. Kedua tim merupakan pesaing musim lalu dalam memperebutkan gelar scudetto. Namun situasi berubah musim ini. Bila Juventus menguasai puncak klasemen, Napoli justru tercecer di papan bawah.

Juventus kini mengemas total 51 poin dari 20 pertandingan dan unggul atas Inter Milan di urutan kedua. Sementar itu Napoli berada di posisi ke-11 dengan tabungan 24 poin.

Kubu Napoli mengatakan pertandingan nanti akan berjalan menarik, termasuk terkait sambutan para pendukung Napoli terhadap Maurizio Sarri yang merupakan mantan pelatih Napoli.

“Saya pikir Sarri akan mendapat sambutan yang baik atas apa yang pernah dia lakukan. Saya memiliki hubungan yang baik dengan Sarri. Saya memulainya di Empoli, dia adalah pelatih yang mengubah saya,” beber Mario Rui.

Sementara itu Maurizio Sarri tak ambil pusing dengan sambutan suporter Napoli kepadanya. Sekalipun dia akan disoraki oleh para pendukung Napoli, Sarri tetap menilainya secara positif sebagai tanda cinta terhadapnya.

“Ini adalah pertandingan spesial untuk saya, tapi kami tidak boleh menghabiskan terlalu banyak energi untuk masalah pribadi dan fokus ke kolektif,” beber Sarri.

“Kami ada pertandingan penting yang harus dimainkan. Kalau fans menyoraki saya, saya akan menganggapnya sebagai tanda cinta. Meski begitu, mereka tidak adil kalau melakukan itu ke Gonzalo Higuain,” lanjut Sarri yang juga pernah menangani Chelsea.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

01-09-2019 Juventus 4-3 Napoli (Serie A)

04-03-2019 Napoli 1-2 Juventus (Serie A)

29-09-2018 Juventus 3-1 Napoli (Serie A)

23-04-2018 Juventus 0-1 Napoli (Serie A)

02-12-2017 Napoli 0-1 Juventus (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir Napoli:

07-01-2020 Napoli 1-3 Inter (Serie A)

12-01-2020 Lazio 1-0 Napoli (Serie A)

14-01-2020 Napoli 2-0 Perugia (Coppa Italia)

19-01-2020 Napoli 0-2 Fiorentina (Serie A)

22-01-2020 Napoli 1-0 Lazio (Coppa Italia).

5 Pertandingan Terakhir Juventus:

06-01-2020 Juventus 4-0 Cagliari (Serie A)

13-01-2020 Roma 1-2 Juventus (Serie A)

16-01-2020 Juventus 4-0 Udinese (Coppa Italia)

20-01-2020 Juventus 2-1 Parma (Serie A)

23-01-2020 Juventus 3-1 Roma (Coppa Italia).

Perkiraan Starting Line Up Napoli versus Juventus:

Napoli (4-3-3): David Ospina; Elseid Hysaj, Kostas Manolas, Giovanni Di Lorenzo, Mario Rui; Fabian Ruiz, Diego Demme, Piotr Zielinski; Jose Callejon, Arkadiusz Milik, Lorenzo Insigne.

Pelatih: Gennaro Gattuso.

Juventus (4-3-1-2): Wojciech Szczesny; Juan Cuadrado, Leonardo Bonucci, Matthijs De Ligt, Alex Sandro; Rodrigo Bentacur, Miralem Pjanic, Blaise Matuidi; Aaron Ramsey; Cristiano Ronaldo, Gonzalo Higuain.

Pelatih: Maurizio Sarri.

Ronaldo Cetak Gol, Juventus Bekuk Parma di Pekan ke-20 Serie A

Juventus sukses memetik poin sempurna di pekan ke-20 Serie A Italia. Bermain di kandang sendiri di Stadion Allianz, Minggu, 19 Januari 2020 waktu setempat atau Senin dini hari WIB, Nyonya Tua sukses membungkam tamunya Parma dengan skor 2-1.

Cristiano Ronaldo ikut andil dalam kemenangan Juventus dengan mencetak dwigol di menit ke-43 dan 59. Sementara itu gol tunggal tim tamu dicetak oleh Andreas Cornelius.

Kemenangan ini membuat Juventus berhak atas tiga poin dan semakin menjauh dari kejaran Inter Milan di urutan kedua. Juventus mengemas total 51 poin dari 20 pertandingan, unggul empat angka dari Internazionale Milan.

Sementara itu Parma tertahan di posisi ketujuh dengan raihan total 28 poin dari 20 laga. Parma tertinggal tujuh poin dari Atalanta di urutan kelima.

Juventus yang bermain di kandang sendiri mampu menguasai jalannya pertandingan. Penguasaan bola tuan rumah mencapai lebih dari 65 persen. Namun tidak mudah bagi tuan rumah untuk mencetak gol.

Juventus baru bisa memecah kebuntuan jelang babak pertama berakhir. Ronaldo sukses melepaskan tembakan kaki kanan yang tak mampu digagalkan Luigi Sepe. Di awal babak kedua, tim tamu sukses memaksa kedudukan menjadi imbang.

Ronaldo kembali menjadi momok. Empat menit setelah skor imbang, pemain internasional Portugal itu kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol ini sekaligus menjadi pembeda di laga tersebut.

Usai pertandingan Ronaldo angkat bicara. Ia tak ambil pusing dengan catatan yang ditorehkannya. Baginya yang terpenting adalah kemenangan bagi timnya.

“Yang penting adalah kemenangan malam ini. Lazio menang, Inter seri, dan kami tidak dapat tidak mengambil keuntungan dari kesempatan penting,” beber Ronaldo.

Lebih lanjut Ronaldo mengatakan tidak mudah bagi mereka meraih kemenangan di laga itu. Ia menyebut Parma tampil baik dan memaksa mereka harus bekerja keras.

“Tadi itu adalah pertandingan yang sulit, karena Parma adalah tim yang sangat bagus yang membuat kami kesulitan. Aku senang membantu tim dengan mencetak dua gol, tapi yang penting selalu tiga poin pada akhirnya,” sambung mantan pemain Real Madrid itu.

Susunan pemain Juventus versus Parma:

Juventus (4-3-1-2): 1-Wojciech Szczesny; 19-Leonardo Bonucci, 12-Alex Sandro, 4-Matthijs De Ligt, 16-Juan Cuadrado; 14-Blaise Matuidi, 5-Miralem Pjanic, 25-Adrien Rabiot; 8-Aaron Ramsey; 7- Cristiano Ronaldo, 10-Paulo Dybala.

Pelatih: Maurizio Sarri

Parma (4-3-3): 1-Luigi Sepe; 22-Bruno Alves, 36-Matteo Darmian, 2-Simone Iacoponi, 28-Riccardo Gagliolo; 33-Juraj Kucka, 10-Hernani, 21-Matteo Scozzarella; 19-Jasmin Kurtic, 44-Dejan Kulusevski, 9-Roberto Inglese.

Pelatih: Roberto D’Aversa

Conte Sebut Laga Kontra Roma sebagai Duel Bergengsi

Pelatih Inter Milan, Antonio Conte menyebut pertandingan antara timnya menghadapi AS Roma sebagai duel bergengsi. Kedua tim bertemu di pekan ke-15 Serie A Italia di kandang Internazionale Milan di Stadion Giuseppe Meazza pada akhir pekan lalu.

Menurut Conte, kedua tim sama-sama memiliki amunisi yang mumpuni. Selain itu kedua tim dikenal memiliki sejarah sepak bola yang kuat di Italia. Ditambah lagi performa kedua tim sedang dalam tren positif. Hal ini membuat pertandingan tersebut sangat bergengsi.

“Kami siap menjamu Roma yang sedang berada dalam performa terbaik. Ini akan menjadi pertandingan bergengsi. Kami mempersiapkan diri dengan cara yang tepat. Kami harus menerima berbagai tekanan, namun kami juga harus siap untuk terus berjuang dan memaksimalkan kesempatan yang dimiliki,” tandas Conte.

Kubu Inter Milan mengaku siap menjamu Serigala Roma yang sedang dalam tren positif. Hal ini ditegaskan oleh pelatih Nerrazzuri, Antonio Conte. Menurut Conte laga ini akan berjalan menarik dan mereka akan siap menghadapi tekanan Roma.

Lebih lanjut mantan pelatih Chelsea itu mengatakan pihaknya tidak ingin kehilangan kesempatan di laga ini. Conte ingin timnya terus menjaga tren bagus sejak musim ini dumulai.

“Kami telah berjuang keras sejak awal musim, jika kami ingin melanjutkan hal ini maka kami harus meningkatkan usaha kami, kami tidak boleh melakukan apapun dengan setengah hati,” sambungnya.

Head to head kedua tim:

21-04-2019 Inter 1-1 Roma (Serie A)

03-12-2018 Roma 2-2 Inter (Serie A)

22-01-2018 Inter 1-1 Roma (Serie A)

27-08-2017 Roma 1-3 Inter (Serie A)

27-02-2017 Inter 1-3 Roma (Serie A)

5 Pertandingan Terakhir Inter Milan:

06-11-2019 Dortmund 3-2 Inter (UCL)

10-11-2019 Inter 2-1 Verona (Serie A)

24-11-2019 Torino 0-3 Inter (Serie A)

28-11-2019 Slavia 1-3 Inter (UCL)

01-12-2019 Inter 2-1 SPAL (Serie A)

5 Pertandingan Terakhir AS Roma:

08-11-2019 Gladbach 2-1 Roma (UEL)

11-11-2019 Parma 2-0 Roma (Serie A)

24-11-2019 Roma 3-0 Brescia (Serie A)

29-11-2019 Basaksehir 0-3 Roma (UEL)

02-12-2019 Verona 1-3 Roma (Serie A)

Perkiraan Starting Line-up Inter Milan versus AS Roma:

Inter Milan (3-5-2): Samir Handanovic; Diego Godin, Stefan De Vrij, Milan Skriniar; Antonio Candreva, Matias Vecino, Borja Valero, Marcelo Brozovic, Cristiano Biraghi; Romelu Lukaku, Lautaro Martinez.

Pelatih: Antonio Conte.

AS Roma (4-2-3-1): Pau Lopez; Leonardo Spinazzola, Gianluca Mancini, Chris Smalling, Aleksandar Kolarov; Jordan Veretout, Amadou Diawara; Nicolo Zaniolo, Lorenzo Pellegrini, Henrikh Mkhitaryan; Edin Dzeko.

Pelatih: Paulo Fonseca.

 

Pesta Tiga Gol ke Gawang Torino, Inter Tempel Ketat Juventus di Puncak Serie A

Inter Milan sukses memetik poin sempurna di pekan ke-13 Serie A Italia. Pada pertandingan yang digelar di Stadion Olimpiade Turin pada Sabtu, 23 November 2019 waktu setempat atau Minggu dini hari WIB, Internazionale Milan sukses membungkam tuan rumah Torino tiga gol tanpa balas.

Trigol tim tamu dicetak oleh tiga pemain berbeda yakni Lautaro Martinez di menit ke-12, Stefan de Vrij di menit ke-32, dan Romelu Lukaku di menit ke-54.

Kemenangan ini sangat penting bagi Inter. Tambahan tiga poin membuat klub tersebut tetap menjaga jarak dengan Juventus di puncak klasemen. Inter Milan kini mengemas total 34 poin, hanya berjarak satu angka dari Nyonya Tua di urutan teratas. Sementara itu kekalahan ini membuat Torino gagal memperbaiki posisi di tabel klasemen. Torino tertahan di urutan ke-12 dengan tabungan 14 poin dari 13 laga yang telah dilakoni.

Torino sebenarnya tampil baik di laga ini. Mereka mampu menguasai jalannya pertandingan. Namun demikian tim tamu berhasil membuka keunggulan saat pertandingan memasuki menit ke-12. Berawal dari umpan Matias Vecino, Lautaro Martinez sukses menggetarkan gawang Torino.

Gol ini memacu para pemain Inter untuk terus menekan. Tim tamu pun sukses menggandakan keunggulan di menit ke-32 melalui aksi Stevan de Vrij. Gol ini terjadi berkat assist Cristiano Biraghi.

Keunggulan dua gol di babak pertama tak mengendurkan semangat tim tamu. Buktinya Inter sukses menambah gol di menit ke-55. Kali ini giliran Romelu Lukaku yang mencatatkan namanya di papan skor. Inter pun sukses mengunci kemenangan tiga gol tanpa balas.

Pelatih Inter, Antonio Conte menyambut baik hasil tersebut. Terlebih lagi mereka mampu mencatatkan clean sheet alias tak kebobolan selama 90 menit pertandingan.

“Satu yang membuat saya senang adalah nirbobol,” beber Conte.

Lebih lanjut mantan pelatih Chelsea itu mengatakan hasil ini menunjukkan baiknya lini pertahanan mereka.

“Itu adalah penampilan pertahanan yang bagus dan sangat penting, karena kami tahu bahwa kami akan membuat gol cepat atau lambat. Jika kami bisa lebih tertutup rapat di belakang, maka kami bisa dalam kondisi yang baik,” tegasnya.

Susunan pemain Torino Versus Inter Milan:

Torino (3-5-2): 39-Salvatore Sirigu; 5-Armando Izzo, 33-Nicolas Nkoulou, 36-Bremer; 29-Lorenzo De Silvestri, 8-Daniele Baselli, 7-Sasa Lukic, 23-Soualiho Meite, 15-Cristian Ansaldi; 24-Simone Verdi, 9-Andrea Belotti (11-Simone Zaza 12′)

Pelatih: Walter Mazzarri

Inter Milan (3-5-2): 1-Samir Handanovic; 6-Stefan de Vrij, 2-Diego Godin, 37-Milan Skriniar; 33-Danilo D’Ambrosio, 8-Matias Vecino, 77-Marcelo Brozovic, 23-Nicolo Barella (20-Borja Valero 45′), 34-Cristiano Biraghi; 9- Romelu Lukaku, 10-Lautaro Martinez.

Pelatih: Antonio Conte

Takluk dari Juventus, Pelatih Milan Kecewa

Pelatih AC Milan, Stefano Pioli tak kuasa menyembunyikan kekecewaan menyusul hasil negatif timnya di pekan ke-12 Serie A. Menghadapi tuan rumah Juventus di Stadion Allianz pada Minggu, 10 November 2019 waktu setempat atau Senin dini hari WIB, Milan takluk satu gol tanpa balas.

“Kami setidaknya mampu mengimbangi lawan. Tetapi, jika Anda tidak mengubah peluang menjadi gol, Anda harus membayarnya,” beber Pioli usai pertandingan.

Lebih lanjut pelatih asal Italia itu mengatakan dirinya menyangkan timnya yang harus kebobolan akibat longgarnya pertahanan.

“Kami juga kebobolan ketika seharusnya bertahan lebih ketat dengan penjagaan satu lawan satu,” tutur pelatih botak itu,” sambungnya.

Satu-satunya gol tuan rumah dicetak oleh Paulo Dybala di menit ke-77. Kemenangan tipis ini lebih dari cukup mengantar Juventus kembali ke puncak klasemen sementara. Juventus telah mengemas 32 poin dari 12 pertandingan, unggul satu angka dari Inter Milan di tempat kedua. Sementara itu kekalahan ini membuat Milan tak bisa memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara.

Milan terpaku di papan bawah, tepatnya di urutan ke-14 dengan tabungan total 13 poin dari 12 pertandingan. Milan hanya berjarak empat poin dari Sampdoria di zona degradasi.

“Kami belum memiliki poin sebanyak yang kami harapkan, atau sebanyak yang kami layak dapatkan belakangan ini. Tetapi, secara performa kami membaik,” beber Pioli lagi.

Pioli menyebut timnya sudah menampilkan permainan tebaik. Bahkam mereka mampu merepotkan tuan rumah. Ia pun menegaskan akan terus bekerja keras untuk mengembalikan timnya ke jalur kemenangan.
“Kami harus terus bekerja dan memperbaiki diri. Posisi kami sekarang ini tidak pantas untuk Milan dan itu yang seharusnya terus membuat kami merasa khawatir dan fokus sepanjang waktu,” lanjut Pioli

Pelatih Juventus, Maurizio Sarri kemudian melakukan keputusan berani di babak kedua. Mantan pelatih Chelsea itu menarik keluar Cristiano Ronaldo dan digantikan dengan Paulo Dybala. Keputusan berani ini ternyata tepat. Dybala sukses memecah kebuntuan di menit ke-77 usai sepakan keras kaki kanan bersarang di pojok bawah gawang tim tamu. Hingga bubaran skor tak juga berubah. Tuan rumah pun berhak atas tiga poin.

Pelatih Juventus angkat bicara terkait alasan menarik keluar Ronaldo. “Kami harus berterima kasih kepada Ronaldo, karena dia sudah berkorban untuk tampil pada malam ini dalam situasi yang sulit. Dia melakukan segala hal yang mungkin dilakukan, tetapi saya lihat dia tidak fit, dan saya kira keputusan terbaik adalah menariknya keluar,” beber Sarri.

“Selama sebulan terakhir, dia memiliki masalah di lutut. Ia mengalami benturan saat latihan dan itu memengaruhi ligamennya,” sambung Sarri.

 

 

Hadapi Juventus, Pemain Milan: Kami Bukan Lecce

AC Milan akan menghadapi laga berat di pekan ke-12 Serie A Italia. Tidak tanggung-tanggung Rosonneri akan menghadapi Juventus. Pertandingan ini semakin berat karena berlangsung di kandang lawan di  Allianz Stadium pada Minggu, 10 November 2019 waktu setempat atau Senin dini hari WIB.

Milan tentu harus bekerja keras untuk memetik kemenangan di kandang Nyonya Tua. Saat ini performa kedua tim seakan bertolak belakang. Milan terpuruk di papan bawah, tepatnya di posisi ke-13 dengan tabungan 13 poin dari 11 pertandingan.

Meski begitu salah satu pemain Milan, Ismael Bennacer optimis timnya mampu membuat kejutan di pertandingan itu. Hal ini berangkat dari pengalaman pertandingan sebelumnya di mana Juventus direpotkan Lecce dengan skor akhir 2-2.

“Kami adalah Milan dan bukan Lecce. Juventus dan Lecce bermain imbang, sehingga kami tentu bisa menang. Kami hanya perlu mengusung semangat yang tepat,” beber Bennacer.

Lebih lanjut pemain asal Aljazair itu mengatakan Milan merupakan tim dengan sejarah yang kuat. Mereka yakin akan tampil maksimal di kandang Juventus.

“Milan adalah klub dengan sejarah yang hebat dan kami harus berjuang keras, terutama untuk para suporter. Saat ini kami berada dalam situasi sulit, tapi tugas kami adalah bekerja keras dan terus optimistis,” lanjutnya.

Saat ini Juventus berstatus runner-up klasemen sementara dengan raihan total 29 poin dari 11 pertandingan. Bianconeri tertinggal dua poin dari Inter Milan yang baru saja menguasai posisi teratas usai memetik kemenangan di laga ke-12

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya pada Senin, 11 November 2019:

LA LIGA

00:30 WIB – Getafe vs Osasuna – beIN Sports 1 (Live)
03:00 WIB – Real Betis vs Sevilla – beIN Sports 1 (Live)

SERIE A

00:00 WIB – Parma vs AS Roma – RCTI, beIN Sports 2 (Live)
02:45 WIB – Juventus vs AC Milan – RCTI, beIN Sports 2 (Live)

BUNDESLIGA

00:00 WIB – Freiburg vs Eintracht Frankfurt – Fox Sports (Live)

FIFA WORLD CUP U-17

02:30 WIB – Belanda vs Paraguay – Mola TV (Live)
06:00 WIB – Korea Selatan vs Meksiko – Mola TV (Live)

CAF AFRICA CUP OF NATIONS U-23

22:00 WIB – Mali vs Kamerun – beIN Sports 2 (Live)

SHOPEE LIGA 1

15:30 WIB – Persija Jakarta vs Borneo FC – Indosiar (Live)
18:30 WIB – Persipura Jayapura vs Bali United – O Channel (Live)

 

Jadwal Pertandingan Jumat, 1 November: Milan Vs SPAL

AC Milan akan menjalani laga penting di pekan ke-10 Serie A Italia pada Jumat, 01 November 2019 dini hari WIB. Rossoneri akan bertindak sebagai tuan rumah saat menjamu SPAL di Stadion San Siro. Pertandingan ini penting bagi Milan untuk kembali ke jalur kemenangan setelah mengalami masa-masa sulit selama ini.

Saat ini Milan berada di papan bawah. Sementara SPAL menghuni zona degradasi. Namun Milan tidak boleh jemawa karena tim promosi tersebut berpeluang membuat kejutan.

Pelatih Milan, Stefano Pioli yang baru saja menduduki posisi tersebut angkat bicara terkait situasi timnya saat ini. Menurut mantan pelatih Inter Milan itu, dirinya sangat realistis dengan situasi timnya. Pioli sendiri belum meraih kemenangan sejak menangani Milan. Dua laga sebelumnya berakhir dengan satu hasil seri dan satu kekalahan. Hasil seri diperoleh saat menghadapi Lecce dan tak bisa berbuat banyak saat menghadapi AS Roma.

“Kami harus realistis dan mengakui ini bukan momen positif bagi kami. Tetapi, kami bisa lebih baik dari yang kami perlihatkan pada hari Minggu lalu melawan Roma,” beber Pioli.

Lebih lanjut pelatih asal Italia itu mengatakan pihaknya terus berupaya untuk lepas dari situasi ini. Meski timnya bukan yang terbaik namun ia yakin mereka bisa menampilkan performa terbaik.

“Kami mungkin bukan tim terbaik dalam kualitas pemain, tetapi setidaknya kami ingin menjadi yang terbaik dalam hal semangat dan tekad,” lanjutnya.

“Saya mengharapkan lebih, tentu. Dalam dua pertandingan kami gagal meraih kemenangan. Kami membuat kesalahan namun ini sangat disayangkan dilakukan oleh klub dengan status seperti kami,” lanjutnya mengomentari laga kontra Roma.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya pada Jumat, 1 November:

LA LIGA

01:00 WIB – Eibar vs Villarreal – beIN Sports 1 (Live)
01:00 WIB – Real Mallorca vs Osasuna – beIN Sports 2 (Live)
03:15 WIB – Getafe vs Granada – beIN Sports 1 (Live)

SERIE A

03:00 WIB – AC Milan vs SPAL – beIN Sports 2 (Live)

FIFA WORLD CUP U-17

03:00 WIB – Kepulauan Solomon vs Paraguay – Mola TV (Live)
03:00 WIB – Spanyol vs Tajikistan – Mola TV (Live)
06:00 WIB – Kamerun vs Argentina – Mola TV (Live)
06:00 WIB – Meksiko vs Italia – Mola TV (Live)

A-LEAGUE

15:30 WIB – Sydney FC vs Newcastle Jets – beIN Sports 2 (Live)

INDIAN SUPER LEAGUE

21:00 WIB – NorthEast United vs Goa – Fox Sports 2 (Live)

SHOPEE LIGA 1

15:30 WIB – Perseru Badak Lampung FC vs Arema FC – Indosiar (Live)
18:30 WIB – Kalteng Putra vs Persib Bandung – Indosiar (Live)