Gol Penalti Messi ke Gawang Leganes Tuai Protes

Lionel Messi ikut andil mencetak gol dalam kemenangan Barcelona atas Leganes dalam lanjutan pertandingan La Liga Spanyol pada Rabu, 17 Juni 2020 dini hari WIB. Dalam pertandingan itu Messi mencetak gol dari titik penalti di menit ke-67 sekaligus memastikan kemenangan Blaugrana dua gol tanpa balas.

Sementara itu gol pertama Barcelona dicetak oleh Ansu Fati di menit ke-42. Ternyata gol penalti Messi menuai protes. Selain datang dari kubu Leganes, protes juga datang dari mantan wasit La Liga, Juan Anduljar Oliver.

Menurut Oliver, Barcelona tidak seharusnya mendapatkan penalti. Di laga itu wasit sempat melihat Video Assistant Referee (VAR) sebelum memutuskan memberikan hadiah penalti kepada Barcelona. Sebagai eksekutor Messi sukses menjalankan tugasnya dengan baik sekaligus melengkapi koleksi golnya menjadi 699.

“Itu bukan penalti,” tegas Oliver.

Lebih lanjut Oliver mengatakan dalam proses pelanggaran Messi memang sempat terlibat kontak dengan pemain Leganes. Namun Oliver mengatakan kontak intes hanya terjadi di luar kotak penalti. Saat Messi bergerak ke kotak penalti kontak yang terjadi tidak cukup untuk diganjari hadiah penalti.

“Memang ada kontak, tapi tak cukup. Ada banyak kontak fisik (kepada Messi) selama di luar kotak penalti, namun yang terjadi di dalam tak cukup (untuk memberikan hukuman penalti),” sambungnya.

Lebih lanjut Oliver mengatakan VAR tak bisa dijadikan patokan karena alat bantu itu tak mengoreksi keputusan karena memang terjadi kontak. VAR baru mengoreksi kalau tidak terjadi kontak fisik.

“VAR tak mengoreksinya karena memang ada kontak. VAR baru mengoreksi jika tak ada kontak. Buat saya, itu bukanlah penalti,” tegasnya.

Terlepas dari hal itu, kemenangan ini sangat penting bagi Barcelona untuk menambah koleksi poin. Barcelona pun berhasil memperlebar jarak dengan Real Madrid menjadi lima poin. Sementara itu Madrid baru akan bertanding kemudian.

Kini Messi semakin dekat dengan torehan 700 gol sepanjang kariernya. Ia hanya butuh satu gol lagi untuk mengukir catatan pribadi itu. Pelatih Barcelona, Queque Setien menegaskan sang pemain dalam kondisi prima sehingga sangat memungkinkan untuk mengukir catatan tersebut.

“Leo dalam kondisi yang sangat baik. Anda harus menilainya tak sekadar dari jumlah gol yang diciptakannya. Namun juga kontribusinya yang lain. Ia juga membuat assist. Hal tersebut memberi kami banyak poin,” beber Setien.

Lebih lanjut mantan pemain Real Betis itu mengatakan mencetak dua gol untuk melengkapi koleksi 700 gol bukan hal susah bagi Messi. Ia menilai Messi telah menunjukkan dirinya sebagai pemain terbaik di dunia.

 

Suarez Siap Jadi Starter Kontra Mallorca

Barcelona akan menghadapi Real Mallorca di pekan ke-28 La Liga Spanyol. Ini merupakan laga pertama kedua tim setelah kompetisi sempat terhenti karena wabah Corona atau Covid-19. Laga ini akan digelar di markas Mallorca di Stadion Iberostar Estadi pada Minggu, 14 Juni 2020 dini hari WIB.

Barcelona tentu butuh kemenangan dengan memaksimalkan laga ini. Saat ini tim besutan pelatih Queque Setien memimpin klasemen sementara dengan keunggulan dua angka dari Real Madrid. Bila mampu memenangi laga ini maka Barcelona akan memperlebar jarak dengan sang rival yang baru akan bertanding sehari kemudian.

Untuk itu Barcelona tentu akan menurunkan skuad terbaik. Setien sudah mengisyaratkan hal tersebut. Ia tentu akan memainkan Luis Suarez yang baru pulih dari cedera. Setien menegaskan bahwa pemain asal Uruguay itu siap menjadi starter. Hanya saja mantan pemain Liverpool itu tidak bisa dirutunkan selama 90 menit.

Hal yang sama pun terjadi dengan Lionel Messi. Setien tidak ingin mengambil risiko dengan memaksa kedua pemain itu untuk menjalani pertandingan secara penuh. Selain baru pulih dari cedera, para pemain Barcelona pun sudah tak bermain sejak beberapa bulan lalu.

“[Suarez] siap menjadi starter, tetapi tidak 90 menit penuh. Kami tidak ingin mengambil risiko karena lima bulan absen. [Messi] juga siap untuk bermain, dia dalam kondisi yang bagus,” beber Setien.

Sementara itu kubu tuan rumah siap untuk menghadapi Barcelona. Sebagaimana ditegaskan oleh Vincente Moreno, sang arsitek, mereka harus siap menghadapi laga sulit ini. Ia menegaskan pihaknya siap memberikan yang terbaik untuk meraih poin.

“Menghadapi Barcelona memang tidak pernah mendapatkan hasil yang bagus. (namun) Kami akan mencoba untuk memberikan yang terbaik,” pungkas Moreno.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

08-12-2019 Barcelona 5-2 Mallorca (La Liga)

07-04-2013 Barcelona 5-0 Mallorca (La Liga)

11-11-2012 Mallorca 2-4 Barcelona (La Liga)

25-03-2012 Mallorca 0-2 Barcelona (La Liga)

30-10-2011 Barcelona 5-0 Mallorca (La Liga).

5 Laga Terakhir Real Mallorca:

09-02-2020 Espanyol 1-0 Mallorca (La Liga)

15-02-2020 Mallorca 1-0 Alaves (La Liga)

22-02-2020 Betis 3-3 Mallorca (La Liga)

02-03-2020 Mallorca 0-1 Getafe (La Liga)

07-03-2020 Eibar 1-2 Mallorca (La Liga).

5 Laga Terakhir Barcelona:

15-02-2020 Barcelona 2-1 Getafe (La Liga)

22-02-2020 Barcelona 5-0 Eibar (La Liga)

26-02-2020 Napoli 1-1 Barcelona (UCL)

02-03-2020 Madrid 2-0 Barcelona (La Liga)

08-03-2020 Barcelona 1-0 Sociedad (La Liga).

Perkiraan starting line up Real Mallorca versus Barcelona:

Real Mallorca (4-4-2): Manolo Reina; Fran Gamez, Alejandro Pozo, Martin Valjent, Antonio Railo; Salva Sevilla, Iddrisu Baba, Takefusa Kubo, Daniel Rodriguez; Ante Budimir, Juan Hernandez.

Pelatih: Vicente Moreno

Barcelona (4-3-3): Marc-Andre ter Stegen; Jordi Alba, Samuel Umtiti, Gerard Pique, Sergi Roberto; Sergio Busquest, Frenkie de Jong, Ivan Rakitic; Antoine Griezmann, Lionel Messi, Luis Suarez.
Pelatih: Queque Setien

Griezmann Senang Suarez Kembali

Saat ini Barcelona tengah bersiap untuk menghadapi lanjutan kompetisi La Liga yang sempat terhenti beberapa bulan. Tim tersebut pun akan kembali diperkuat Luis Suarez yang sebelumnya dibekal cedera lutut.

Kembalinya Suarez tentu mendapat sambutan positif dari rekan-rekannya. Salah satunya adalah Antoine Griezmann. Tandem Suarez di lini depan Blaugrana itu mengatakan pemain tersebut sangat penting dan dibutuhkan tim. Ia adalah pemilik nomor sembilan yang menjadi andalan untuk membobol gawang lawan.

“Luis adalah nomor 9 kami, pencetak gol, yang membuat perbedaan dalam pertandingan besar bersama dengan Lionel Messi,” beber Griezmann.

Lebih lanjut pemain internasional Prancis itu mengatakan absennya Suarez meninggalkan kehilangan dalam tim. Ia pun senang mantan pemain Liverpool itu bisa kembali merumput.

“Kami kehilangannya dalam beberapa pertandingan terakhir (sebelum penangguhan). Kami sangat senang pemain seperti dia kembali dan dia akan membantu kami sejak awal,” tegasnya.

Pelatih Barcelona, Queque Setien mengabarkan kondisi timnya. Kabar gembira datang dari Luis Suarez. Pemain yang pernah memperkuat Liverpool itu dikabarkan sudah pulih dari cedera lutut.

Dengan demikian pemain asal Uruguay ini sudah bisa tampil di 11 laga sisa musim ini. Namun demikian Setien mengatakan timnya tidak bisa diperkuat Samuel Umtiti. Bek internasional Prancis ini disebut mengalaimi cedera dalam sesi latihan bersama beberapa waktu lalu.

“Mereka sangat antusias untuk bisa kembali bermain. Kecuali (Samuel) Umtiti, mereka bakal kembali dengan kondisi yang lebih baik dari sebelumnya,” beber Setien.

Lebih lanjut pelatih asal Spanyol itu mengatakan saat ini Barcelona dalam kondisi yang lebih baik ketimbang sebelum kompetisi terhenti. Ia menyebut para pemain Barcelona sangat bersemangat untuk kembali berkompetisi.

Selain itu ia mengapresiasi para pemainnya yang mampu menjaga kebugaran di tengah masa pandemi. Ia yakin para pemainnya akan melanjutkan pertarungan di 11 laga sisa menuju akhir musim dalam kondisi segar dan bugar.

“Kita akan menjadi tim yang lebih segar daripada pada bulan Maret. Mereka mampu menjaga kondisi dan bakal mulai menjalani 11 laga sisa musim ini dengan kondisi bugar,” pungkasnya.

Barcelona memimpin dua angka dari Real Madrid di posisi kedua. Kubu Barcelona pun optimistis mampu menjaga keunggulan hingga akhir musim. Sebagaimana dikatakan striker Barcelona, Antoine Griezmann, timnya memegang semua kendali. Dengan sisa 11 pertandingan mereka berusaha untuk memaksimalkannya sehingga bisa menjadi juara di akhir musim.

“Kami pegang semua kendali; kami memiliki 11 pertandingan tersisa dan jika kami memenangkan semuanya, kami akan menjadi juara,” beber Griezmann.

Pemain Ini Sarankan Lautaro Hijrah ke Madrid

Nama Lautaro Martinez santer dikaitkan dengan Barcelona. Pemain Inter Milan itu disebut-sebut menjadi salah satu buruan Blaugrana di bursa transfer nanti. Berbagai pendapat pun bermunculan.

Selain dukungan agar pemain itu bisa bertandem dengan sederet bintang Barcelona seperti Lionel Messi, muncul pula komentar sebaliknya. Wesley Sneijder adalah salah satu yang memberikan dukungan berbeda.

Mantan pemain Real Madrid itu menilai Lautaro lebih cocok bergabung dengan mantan klub. Ia menilai Barcelona bukan klub yang tepat bagi Lautaro. Ia tegas merekomendasikan kepada Lautaro untuk bergabung dengan Los Blancos.

“Saya merekomendasikan Real Madrid untuknya. Dia pemain yang punya kekuatan fisik dan mental kuat,” beber Sneijder.

Lebih lanjut Sneijder yang pernah bermain untuk Inter Milan mengatakan Madrid bisa menjadi destinasi baru bagi Lautaro Martinez. Hanya saja ia tak menyarankan pemain muda Argentina itu untuk angkat kaki saat ini. Ia menganjurkan pemain itu boleh bergabung dengan Madrid setelah beberapa musim membela Internazionale.

“Saya bisa menyarankannya untuk mencoba bermain di Real Madrid, tapi hanya setelah bertahun-tahun di Inter,” sambungnya.

Menurut mantan pemain tim nasional Belanda itu, Lautaro perlu memanfaatkan momen emas bersama Inter untuk terus mengembangkan kemampuan dan menambah jam terbang di lapangan pertandingan. Pemain tersebut masih terbilang muda sehingga masih memiliki banyak waktu untuk mengasah kemampuan dan mentalnya.

“Menang di Inter adalah hal yang sulit digambarkan. Saya melakukanya, dan berharap dia juga bisa melakukannya sebelum pergi,” pungkasnya.

Suara minor terkait kemungkinan Lautaro bersama Barcelona di antaranya menganggap Lautaro di Barcelona hanya akan membuatnya menjadi pemain cadangan. Ia diprediksi tidak akan bisa bersaing dengan bintang Barcelona lainnya yang saat ini menjadi tumpuan di lini depan seperti Luis Suarez.

Namun demikian anggapan tersebut dibantah oleh pelatih tim nasional Argentina, Lionel Scaloni. Scaloni mengatakan pemain muda Argentina itu bakal menjadi pilihan utama pelatih Barcelona, Quique Setien.

Meski tidak mudah untuk mengambil pilihan di lini depan, Scaloni menegaskan bahwa pelatih Barcelona itu akan mencari cara agar bisa mengoptimalkan Lautaro Martinez.

“Jika Lautaro pergi ke Barcelona, saya pikir pelatih (Quique Setien) akan mencari cara untuk menjadikannya sebagain starter. Dia akan berjuang untuk mendapatkan tempat,” beber Scaloni.

Lebih lanjut Scaloni mengatakan Barcelona akan mendapatkan tantangan saat berusaha untuk mendapatkan pemain tersebut. Scaloni menilai tidak mudah untuk mengeluarkan Lautaro dari Inter Milan.

“Membawa Lautaro hengkang dari Inter bukan hal yang mudah. Maka dari itu, saya ingin Lautaro tampil reguler.”

Mantan Bos Barcelona: Saya Ingin Guardiola Kembali

Saat ini sejumlah pihak sedang mempersiapkan diri untuk menjadi calon Presiden Barcelona. Pemilihan akan digelar tahun depan. Namun demikian Joan Laporta sudah mulai mempersiapkan diri.

Mantan Presiden Barcelona itu pun sudah menghembuskan sejumlah isu yang sekiranya bisa memuluskan jalannya ke kursi orang nomor satu di klub tersebut. Salah satunya adalah dengan mewacanakan untuk memulangkan Pep Guardiola. Guardiola merupakan salah satu pelatih tersukses dalam sejarah klub Catalonia itu.

Sementara itu Laporta pernah menjadi presiden klub pada 2003 hingga 2010. Saat itu Barcelona menjadi salah satu klub yang paling sukses di Eropa.

Menurut Laporta dirinya perlu mendatangkan Guardiola sebagai salah satu cara untuk mengembalikan kesuksesan Barcelona seperti pada periodenya. Guardiola selama menjadi pelatih Barcelona sukses mempersembahkan 14 trofi.

“Saya sedang berusaha memperkenalkan diri sebagai kandidat presiden. Saya pernah menjadi presiden sebelumnya dan saya senang bisa kembali. Situasi pada 2021 akan sangat dramatis dan saya harus mengembalikan itu. Saya bekerja dengan orang-orang yang saya percayai,” beber Laporta.

Lebih lanjut Laporta mengatakan tidak mudah untuk mendatangkan Guardiola. Saat ini Guardiola berada di ambang masa akhir kontraknya. Menurutnya semua keputusan ada di tangan Guardiola apakan tetap menjadi pelatih City atau mencari klub baru. Ia menegaskan saat ini banyak suara yang mengharapkan agar Guardiola kembali.

“Saya sangat ingin Guardiola kembali, tetapi sekarang dia di City dan itu adalah keputusan yang harus diambil Pep. Dia adalah patokan bagi Barcelona dan banyak Catalan ingin dia melatih Barca lagi,” lanjutnya.

Laporta menegaskan saat ini dirinya sedang mencari waktu yang tepat untuk berbicara dengan Guardiola. Ia berharap bisa mendapatkan titik temu sehingga harapannya Guardiola bisa kembali berada di kursi pelatih Barcelona pada 2021 mendatang.

“Pada saat yang tepat, saya akan berbicara kepada orang yang kami pikir harus menjadi pelatih Barca mulai 2021,” pungkasnya.

Saat ini kompetisi La Liga sedang terhenti. Berhembus kabar kompetisi tersebut akan kembali bergulir dalam waktu dekat. Saat ini sejumlah klub La Liga sudah mulai membuka kembali tempat latihan.

Namun demikian latihan yang digelar tetap mengikuti protokol yang ketat. Interaksi antarpemain sangat dibatasi. Begitu juga dengan penggunaan berbagai fasilitas latihan.

Diperkirakan La Liga akan kembali bergulir pada pertengahan bulan depan. Kita berharap saat itu situasi sudah lebih kondusif.

La Liga Tanpa Penonton, Rakitic: Sangat Berat Buat Kami

Saat ini kompetisi sepak bola di Eropa sedang dihentikan. Tidak terkecuali La Liga Spanyol. Masih belum ada kepastian kapan kompetisi tersebut akan dilanjutkan lagi. Salah satu harapan adalah kompetisi tersebut bisa berlanjut lagi.

Harapan ini di antaranya datang dari gelandang Barcelona, Ivan Rakitic. Pemain internasional Kroasia itu mengatakan ia siap menerima konsekuensi bila kompetisi dilanjutkan lagi dengan tanpa menghadirkan penonton.

“Itu akan sangat berat dan tidak biasa buat kami, tapi saya ingin bilang ke para penggemar bahwa kami akan lebih fokus daripada sebelumnya. Kami akan tahu bahwa mereka akan ada di rumah, menyaksikannya dengan gairah yang sama dan kami tidak akan mengecewakan mereka,” bebernya.

Selain itu ia mengatakan dengan kembali menggulirkan sepak bola akan memberikan suntikan semangat kepada masyarakat luas untuk bersama-sama menghadapi wabah Corona atau Covid-19. Meski begitu para penggemar bisa tetap mendukung tim kesayangannya bertanding dengan tanpa harus datang ke lapangan pertandingan.

“Bersama-sama kami akan mendapatkan kekuatan yang dibutuhkan untuk keluar dari situasi ini dan kami pastinya akan bisa merasakan dukungan para penggemar di rumah masing-masing. Semoga setelah ini semua, kita akan jadi manusia lebih baik dan menyadari hal-hal yang sangat penting,” sambungnya.

Sebelumnya Ivan Rakitic pun terang-terangan mengakui kerinduannya untuk kembali bertanding. Pemain asal Kroasia itu mengatakan saat ini yang diinginkan dirinya hanyalah kembali merumput di lapangan hijau.

“Aku ingin bermain,” tegas Rakitic.

Lebih lanjut Rakitic mengatakan keputusan untuk menggulirkan kembali kompetisi jelas tidak mudah. Para pemain dan tim pelatih benar-benar harus menyaipkan segala sesuatu dan memastikan pertandingan bisa berjalan dengan aman. Saat ini fokus semua orang lebih pada aspek kesehatan dan keselamatan.

“Kami memang harus berusaha kembali dengan jaminan kesehatan terbaik, tapi kami juga harus tahu bahwa hal itu tidak menjamin 100 persen. Ada risiko yang sama buat seluruh para pekerja yang kembali menjalani profesinya,” sambungnya.

Lebih lanjut Rakitic juga menunjukkan simpatinya pada para pekerja medis di seluruh dunia yang berada di garda terdepan untuk menghadapi wabah tersebut.

“Pekerja di supermarket… memiliki peluang sama atau bahkan lebih besar terpapar ketimbang kami. Mereka mengambil risiko itu dan aku pun ingin mengambilnya. Menurutku kami punya kewajiban itu,” bebernya.

Menurutnya saat ini banyak hal bisa dilakukan untuk memberikan dukungan kepada para tenaga medis. Salah satunya adalah dengan terus memberikan hiburan kepada mereka dengan apa yang mereka sukai. Hal ini penting agar para pekerja bisa terhindar dari tekanan dan tidak harus memikirkan situasi pandemi secara terus-menerus.

Pelatih Barcelona Lebih Pilih Pemain Luar Ketimbang Jebolan Akademi

Barcelona adalah salah satu klub dengan regenerasi yang baik. Tim asal Catalonia itu dikenal memiliki bibit pemain bintang yang terus bermunculan. Hal ini tentu tidak lepas dari kehadiran akademi La Masia.

Ternyata, saat ini akademi Barcelona sedang dalam sorotan menyusul minimnya kontribusi bagi pemain utama Barcelona. Sorotan ini datang dari pelatih Barcelona, Queque Setien. Menurut pelatih anyar Blaugrana itu saat ini perhatiannya adalah pada prestasi bukan lagi pada kepentingan akademi Barcelona atau La Masia.

“Apa yang orang-orang inginkan: Akademi atau untuk terus maju?,” beber Setien.

Lebih lanjut Setien mengatakan ia bukannya tidak menaruh perhatian pada La Masia. Namun akademi tersebut belum mampu menghasilkan pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim utama. Ia pun meminta La Masia untuk melakukan peningkatan agar lebih kompetitif sehingga mampu menghasilkan pemain yang sesuai standar dan kebutuhan skuad utama Barcelona.

“Saya tak mengatakan bila kami tak bisa melakukannya dengan akademi. Namun saat melihat pemain-pemain itu tidak sesuai dengan yang anda butuhkan, mereka perlu peningkatan dan menjadi lebih kompetitif,” sambungnya.

Ia pun meminta para pemain muda Barcelona untuk berjuang maksimal bila ingin mendapat tempat di tim utama. Itulah jalan yang harus ditempuh bila ingin mendapat kans bermain di skuad utama.

“Oleh karenanya, yang anda bisa lakukan adalah meminta mereka berkembang agar bisa menembus tim utama,” tegasnya.

Salah satu pemain jebolan La Masia yang kini mampu menembus skuad utama Barcelona adalah Ansu Fatih. Sementara itu belum ada lagi bibit-bibit muda potensial yang mampu mengikuti jejak Andres Iniesta dan Xavi Hernandez.

Sementara itu di sisi lain Barcelona terus mencari pemain baru dari luar klub. Salah satu pemain yang santer dikaitkan dengan klub asal Catalonia itu adalah Lautaro Martinez.

Menurut sang agen Lautaro, Albert Yaque, peluang gabung Barcelona bukan sesuatu yang mustahil. Kemampuan yang dimiliki Martinez diyakini akan sangat dibutuhkan Barcelona. Selain itu Martinez bisa menjadi penerus bagi Luis Suarez yang kini semakin menua.

Hal senada disampaikan perwakilan Martinez yang lain, Sergio Zarate. “Ada kemungkinan yang sangat besar. Dia pemain yang bagus, pemain yang luar biasa. Anak ini tidak punya batas untuk berkembang,” beber Zarate.

Lebih lanjut Zarate mengatakan saat ini keputusan ada di tangan berbagai pihak. Salah satunya adalah Inter Milan. Namun demikian Zarate menegaskan keputusan akhir tetap berada di tangan pemain. Faktor Messi disebut-sebut memperkuat peluang Martinez gabung Barcelona.

Gelar La Liga Musim Ini Dianjurkan Jadi Milik Barcelona

Bagaimana nasib La Liga Spanyol musim ini? Siapa yang bakal keluar sebagai juara? Bagaimana bila kompetisi tak bisa dilanjutkan? Bagaimana dengan tim perhitungan gelar juara, promosi dan degradasi?

Saat ini Spanyol dan negara-negara di dunia masih menghadapi pandemi Corona atau Covid-19. Nasib kompetisi olahraga di negara-negara tersebut pun terkatung-katung. Salah satunya adalah La Liga Spanyol. Belum diketahui kapan kompetisi tersebut akan bergulir lagi.

Meski begitu ada harapan agar kompetisi tersebut dihentikan saja. Hal ini sebagaimana dikatakan oleh legenda Barcelona, Hristo Stoichkov. Menurut Stoichkov hal ini penting untuk menghindari penyebaran Corona. Baginya yang terpenting adalah kedisiplinan alih-alih ketakutan.

“Kami tidak butuh ketakutan, tapi kami butuh disiplin. Jika kita melihat bagaimana situasinya, dengan pertandingan yang sudah dimainkan, yang paling adil adalah mengakhiri LaLiga seperti apa adanya sekarang,” bebernya.

Selain menyarankan kompetisi tersebut dihentikan, Stoichkov juga memberikan anjuran terkait penentuan gelar juara. Ia menyarankan agar Barcelona ditetapkan sebagai juara musim ini. Saat ini Barcelona berstatus pemuncak klasemen sementara dengan raihan 58 poin dari 27 pertandingan. Barcelona unggul dua angka dari Real Madrid di urutan kedua.

“Di bawah, banyak yang masih bisa menghindari degradasi, ada banyak pertandingan tersisa,” ungkapnya.

Lantas bagaimana dengan degradasi dan promosi? Stoichkov menganjurkan untuk meniadakan degradasi musim ini. Sementara itu dua tim teratas di Divisi Segunda dipromosikan ke La Liga.

“Jadi liga bisa tetap seperti ini, dengan tidak ada degradasi dan dua tim teratas di Segunda promosi dan membuat liga punya 22 peserta. Karena mereka (Cadiz dan Real Zaragoza) sudah bekerja keras dan memenangi banyak pertandingan,” ungkapnya.

Saat ini klub-klub peserta sedang berjuang menghadapi terpaan wabah corona. Begitu juga para pemain. Bahkan sejumlah klub La Liga mengambil kebijakan untuk memangkas gaji karyawan. Salah sejumlah klub yang mengambil kebijakan tersebut di antaranya Atletico Madrid.

Sebagaimana dikatakan CEO Atletico, Gil Marin, saat ini pihaknya memangkas gaji dengan melihat kondisi yang terjadi saat ini.

“Situasi seserius ini memaksa kami membuat keputusan sulit yang dibutuhkan untuk kebaikan klub. Saya ingin berterima kasih kepada semua orang di klub atas usaha spesialnya selama masa-masa sulit ini,” beber Marin.

Lebih lanjut Marin mengatakan hal ini ditempuh untuk menjamin kondisi finansial klub.

“Sayangnya, dan dengan tujuan utama menjamin keberlangsungan klub, kami terpaksa meminta pemotongan gaji sementara untuk profesi yang tidak bisa menjalankan tugasnya karena situasi darurat di negara ini, karena mereka menghentikan aktivitas sepenuhnya, begitu juga mereka yang jam kerjanya berkurang.”

Setien: Coutinho Masih Pemain Barcelona

Saat ini Philippe Coutinho masih menjalani masa peminjaman di Bayern Muenchen. Lantas bagaimana nasib pemain asal Brasil itu setelah masa peminjaman selesai?

Pelatih Barcelona, Queque Setien mengisyaratkan pemain berusia 27 tahun itu akan kembali ke Nou Camp musim depan. Setien mengakui ia sangat menyukai mantan pemain Liverpool dan menganggapnya masih dibutuhkan tim Barcelona.

“Coutinho? Saya sangat menyukainya,” beber Setien.

Lebih lanjut Setien menegaskan Coutinho masih menjadi pemain Barcelona. Bila ingin mempermanenkan Coutinho maka klub harus menggelontorkan uang tebusan atau membayar klausul pelepasannya.

“Dia masih pemain Barcelona. Anda harus menebus klausul atau membayar uang transfer kepada Barca. Saya kira dia bisa ada di sini di awal musim depan,” sambungnya.

Meski begitu Setien belum bisa memastikan apakah pemain tersebut benar-benar akan kembali ke Spanyol. Ia masih harus melakukan pembicaraan dengan pemain tersebut dan mengetahui keinginannya apakah kembali atau meninggalkan Barcelona.

“Saya tidak tahu apakah dia ingin kembali atau pergi lagi, saya harus bicara kepadanya untuk tanya kepadanya. Dia adalah pemain hebat, tidak diragukan lagi,” bebernya lagi.

Saat ini Barcelona masih terus memantau sejumlah pemain. Ada dua nama yang berhembus yakni Neymar Junior dan Lautaro Martinez. Nama yang disebut terakhir itu dianggap sebagai pemain yang cocok untuk Barcelona.

Anggapan ini dikemukakan oleh mantan pemain Barcelona, Juan Antonio Pizzi. Pria yang pernah mengantar Chile menjadi juara Copa America 2016 out mengatakan Lautaro adalah pemain yang cocok bermain untuk Barcelona.

Kemampuannya di lini depan disebut-sebut melebihi sejumlah pemain top Argentina seperti Sergio Aguero. Hal ini sudah Martinez tunjukkan saat bermain untuk tim nasional Argentina dan Inter Milan.

“Lautaro Martinez itu lebih dari Kun Aguero, merupakan prototipe dari jenis penyerang baru yang akan cocok dengan Barca. Dia sudah membuktikan kemampuannya dengan Argentina, dengan Racing, dan Inter,” beber Pizzi.

Lebih lanjut Pizzi menegaskan bahwa gaya bermain Martinez sangat cocok untuk Barcelona. Ia disebut-sebut sebagai sosok yang idel untuk lini serang Blaugrana. Martinez disebut-sebut sudah menunjukkan kualitasnya saat bermain untuk Inter Milan di salah satu kompetisi terberat di dunia.

“Dia tampaknya penyerang yang ideal untuk cara bermain Barcelona. Bahkan di salah satu liga terberat di dunia, di Italia, dia masih bisa bermain di level yang sangat tinggi,” tegasnya.

Agen Lautaro, Albert Yaque mengatakan hingga saat ini belum ada pembicaraan dengan klub manapun. Belum ada negosiasi yang terjadi terkait pemain tersebut.

Valdes: Bila Terlahir Kembali Tak Ingin Jadi Kiper

Nama besar Victor Valdes di jagad sepak bola dunia tak diragukan lagi. Ya, ia adalah salah satu kiper terbaik yang pernah ada. Pria asal Spanyol ini ikut andil dalam mengantar Barcelona meraih sejumlah gelar juara baik di pentas domestik maupun Eropa.

Tidak hanya itu Valdes juga menjadi langganan di timnas Spanyol pada masanya. Ia ikut andil mengantar Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012.

Namun demikian bila memutar kembali roda waktu, mantan kiper Manchester United itu sebenarnya tidak ingin menjadi kiper. Saat ditanya bila terlahir kembali ingin menjadi apa, Valdes tegas mengatakan tidak ingin menjadi penjaga gawang.

“Jika aku terlahir kembali, aku takkan jadi kiper,” beber Valdes.

Lebih lanjut Valdes mengatakan tidak mudah menjadi kiper. Ia sampai harus membutuhkan banyak dukungan dan dorongan untuk bisa menjadi seorang kiper hebat.

“Itu bukanlah jalan yang mudah dan tidak memberiku ganjaran yang cukup atas penderitaan bertahun-tahun. Ada hari-hari di mana aku enggan berada di sana. Aku bermain karena mereka meyakinkanku semasa masih muda dan aku menerima jalan tersebut,” sambungnya.

Lebih dari itu secara pribadi Valdes tidak ingin mendapat tekanan. Ia tidak ingin mendapatkan pujian terlalu tinggi untuk apa yang diraih bukan karena perjuangan dan kerja kerasnya semata.

“Aku tak suka ketenaran. Aku tidak nyaman ketika mereka memberiku sanjungan yang teramat tinggi, apalagi karena itu bukanlah semata kontribusi diriku; sepakbola adalah sebuah permainan tim,” tegasnya.

Setelah menuntaskan kariernya sebagai pemain profesional, Valdes sempat mendapat kepercayaan untuk menangani tim muda Barcelona. Ia dipercaya menjadi pelatih Tim U-19 Barcelona. Namun demikian kariernya sebagai pelatih tamat pada tahun 2019 setelah Barcelona memecatnya dari jabatan tersebut.

“Pada hari Senin, Barcelona sudah memberitahu kepada Victor Valdes bahwa dia tidak lagi jadi pelatih Tim U-19A sekaligus pegawai klub ini,” ungkap pihak Barcelona terkait pemecatan tersebut.

Pemecatan tersebut tidak lain karena gagalnya ia memberikan prestasi kepada tim muda Barcelona. Posisinya pun digantikan oleh sosok yang sudah lama mengenal akademi Barcelona, La Masia.

Sementara itu ketika dimintai komentar terkait rumor transfer Neymar ke Barcelona, Valdes mengatakan dirinya cukup mengenal pemain tersebut.

“Apa yang bisa saya katakan pada anda mengenai Neymar? Saya menghabiskan waktu setahun dengannya dan dia selalu menonjol, itu merupakan suatu hal yang mesti anda apresiasi,” tandas Valdes.