Setan Merah Menang Telak di 16 Besar Liga Europa

Manchester United berhasil memetik kemenangan telak di leg pertama babak 16 besar Liga Europa. Menghadapi LASK Linz di Stadion Linzer pada Jumat, 13 Maret 2020 dini hari WIB, Setan Merah menang dengan skor telak, 5-0.

Lima gol tim tamu dicetak oleh Odion Ighalo di menit ke-28, Daniel James di menit ke-58, Juan Mata di menit ke-82, Mason Greenwood di menit ke-90+1, dan Andreas Pareira di menit ke-90+3.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Setan Merah untuk melaju ke babak selanjutnya. Tidak mudah bagi klub Austria itu untuk bersaing dengan United.

Di laga ini United mampu menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola lebih dari 55 persen. Selain itu tim tamu juga memiliki peluang lebih banyak, dengan melepaskan total 22 tembakan dengan 10 di antaranya mengenai sasaran.

United langsung menekan sejak menit awal. Namun demikian tidak mudah bagi tuan rumah untuk mencetak gol. United baru bisa memecah kebuntuan di pertengahan laga. Bermula dari umpan Bruno Fernandes, Ighalo melepaskan speakan terarah yang mengarah ke pojok kanan atas gawang tuan rumah.

Gol ini menjadi pembeda di babak pertama. Performa United semakin meningkat di babak kedua. Buktinya tim tamu mampu mencetak empat gol.

Pelatih United, Ole Gunnar Solskjaer mengaku senang dengan hasil tersebut. Ia pun berharap timnya terus melaju di ajang tersebut.

“Ini luar biasa, tetapi kita harus terus melaju. Ada pertandingan besar pada hari Minggu, kami harus bertandang ke Tottenham,” beber Solskjaer.

Lebih lanjut pelatih asal Norwegia itu mengatakan dirinya sengaja melakukan perubahan di laga tersebut. Hal ini penting untuk menjaga tingkat kebugaran para pemain.

“Laga itu menjadi alasan kami utama kami melakukan beberapa perubahan di susunan pemain. Anda tidak mungkin bermain di setiap pertandingan,” sambungnya.

“Namun ini bukan sekedar tentang bermain, ini adalah soal membantu tim meraih kemenangan. Maka dari itu, Anda harus tetap bangga jika bermain 60, 70, 80 atau bahkan hanya 10 menit,” sambungnya.

Di laga ini United tidak tampil didampingi para pendukungnya karena laga berlangsung tertutup. Solskjaer mengatakan para pemain diharapkan bisa beradaptasi dengan situasi tersebut.

“Kami hanya harus mengatasinya dan menciptakan atmosfer sendiri. Memastikan kami tidak terganggu oleh itu. Bermain tandang selalu lebih baik dengan fans. Begitulah seharusnya sepakbola dimainkan,” tegasnya.

Susunan pemain LASK Linz versus Manchester United:

LASK Linz (3-4-3): 1-Alexander Schlager (GK); 26-Reinhold Ranftl, (C) 18-GErnot Trauner, 15-Christian Ramsebner; 7-Rene Renner, 8-Peter Michorl, 25-James Holland (23-Stefan Haudum 76′), 11-Dominik Reiter; Dominik Frieser (14-Husein Balic 71′), 9-Klauss, 20-Samuel Tetteh (29-Marko Raguz 61′).

Pelatih: Valerien Ismael

Manchester United (4-2-3-1): 22-Sergio Romero (GK); 53-Brandon Williams, 3-Eric Bailly, (C) 5-Harry Maguire, 23-Luke Shaw; 39-Scott McTominay, 17-Fred; 8-Juan Mata, 18-Bruno Fernandes (15-Anfreas Pereira 78′), 21-Daniel James (44-Tahith Chong 71′); 26- Odion Ighalo (26-Mason Greenwood 85′)

Pelatih: Ole Gunna Solskjaer.

Misi Sulit Ajax Amsterdam di Johan Cruijff Arena

Saat ini Ajax Amsterdam bukan lagi tim yang menakutkan di pentas Eropa seperti musim lalu.  Setelah tersingkir dari fase grup Liga Champions, kini klub asal Belanda itu harus berjuang keras untuk lolos dari babak 32 besar Liga Europa.

Ajax Amsterdam akan melakoni laga balas dendam di leg kedua babak 32 besar Liga Europa. Pertandingan ini akan digelar di kandang sendiri di Stadion Johan Cruijff, Amsterdam, saat menjamu Getafe. Pertandingan pada Jumat, 28 Februari 2020 dini hari WIB itu menjadi kesempatan mengejar ketertinggalan setelah di leg pertama di Spanyol, Ajax menyerah dua gol tanpa balas.

Di laga ini Ajax wajib menang dengan selisih lebih dari dua gol. Bila tidak maka tim tersebut akan tersungkur. Sekaligus gagal mengulangi pencapaian musim lalu yang mampu berbicara banyak di pentas Liga Champions Eropa.

Ajax akan menghadapi laga ini dengan penuh was-was. Pasalnya di pertandingan terakhir di pentas Eredivisie Belanda, Ajax ditundukkan Heracles satu gol tanpa balas. Situasi ini cukup mempengaruhi persiapan mereka untuk pertandingan krusial ini.

“Ajax tidak berhasil bangkit dari kekalahan pada pertengahan pekan lalu atas Getafe di Liga Eropa. Tim asuhan Erik ten Hag juga kalah di Heracles Almelo, 1-0, yang merupakan kekalahan ketiga secara berturut-turut [di kandang Heracles],” tulis Ajax di situs resmi klub.

Sementara itu bagi Getafe mereka hanya perlu hasil imbang untuk lolos ke babak 16 besar. Sang pelatih, Jose Bordalas menegaskan timnya akan tampil dengan lebih bertahan demi menghindarkan diri dari kebobolan. Strategi ini cukup masuk akal mengingat mereka hanya perlu hasil seri untuk lolos ke fase selanjutnya.

“Kami masih tim yang sama dan pada hari Kamis [Jumat WIB] kami memiliki pertandingan yang sangat sulit. Ini sebelum pertandingan [digelar] dan kami akan terus melaju,” beber Bordalas.

Pertemuan terakhir kedua tim:
(20/Feb/2020) ~ (Getafe 2 – 0 Ajax)

Lima Pertandingan Terakhir Ajax Amsterdam:
(02/Feb/2020) ~ (Ajax 1 – 0 PSV)
(12/Feb/2020) ~ (Vitesse 0 – 3 Ajax)
(16/Feb/2020) ~ (Ajax 3 – 0 RKC Waalwijk)
(20/Feb/2020) ~ (Getafe 2 – 0 Ajax)
(23/Feb/2020) ~ (Heracles 1 – 0 Ajax)

Lima Pertandingan Terakhir Getafe:
(02/Feb/2020) ~ (Athletic Club 0 – 2 Getafe)
(08/Feb/2020) ~ (Getafe 3 – 0 Valencia)
(15/Feb/2020) ~ (Barcelona 2 – 1 Getafe)
(20/Feb/2020) ~ (Getafe 2 – 0 Ajax)
(23/Feb/2020) ~ (Getafe 0 – 3 Sevilla)

Perkiraan starting line up Ajax Amsterdam versus Getafe:

Ajax Amsterdam (4-2-3-1): Andre Onana; Noussair Mazraoui, Daley Blind, Perr Schuurs, Sergino Dest; Lisandro Martinez, Donny van de Beek; Ryan Babel, Hakim Ziyech, Dusan Tadic; Lassina Traore.

Pelatih: Erik ten Hag

Getafe (4-4-2): David Soria; Mathias Olivera, Djene Dakonam, Xabier Etxeita, Damian Suarez; Marc Cucurella, Mauro Arambarri, Nemanja Maksimovic, Allan-Romeo Nyom; Deyverson, Jaime Mata.

Pelatih: Jose Bordalas

Jadwal Pertandingan Jumat, 13 Desember: Matchday Terakhir Penyisihan Grup Liga Europa

Liga Europa akan memainkan matchday terakhir penyisihan grup pada Kamis, 12 Desember 2019 waktu setempat atau Jumat dini hari WIB. Pertandingan ini menjadi krusial bagi sejumlah tim.

Arsenal terus memburu kemenangan untuk memantapkan langkah ke babak selanjutnya. Di laga terakhir penyisihan grup, The Gunners akan bertandang ke markas Standard Liege di Stade Maurice Dufrasne.

Saat ini Arsenal sudah mengemsa 10 poin dari lima pertandingan. Arsenal menempati posisi teratas di Grup F. kemenangan di laga ini akan memantapkan langkah mereka ke babak selanjutnya.

Sementara itu Standard Liege tidak ingin tinggal diam. Sebagai tuan rumah mereka tentu ingin mencatatkan kemenangan, termasuk menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya bila mampu mencatatkan kemenangan telak dengan selisih empat gol atau lebih.

Sebagaimana ditegaskan Standard Liege, Michel Preud, pihaknya sangat berniat melangkah ke fase selanjutnya. Apalagi tim tersebut sedang dalam tren positif terutama di laga kandang.

“Kami ingin mendapatkan kemenangan kandang keenam berturut-turut. Kami harus realistis tidak akan unggul 3-0 di babak pertama [seperti yang dilakukan Arsenal kepada kami di pertemuan pertama]. Tapi, kami akan mengalahkan mereka seperti Frankfurt dan Sevilla [musim lalu],” kbeber  Michel Preud.

“[Arsenal] tidak menunjukkan belas kasihan kepada kami di London [menang 4-0], dan kami ingin membalasnya untuk membuktikan bahwa kami layak lolos ke fase gugur Liga Eropa,” sambungnya.

Pertandingan lainnya akan mempertemukan Manchester United kontra AZ Alkmaar. Laga ini akan digelar di markas Setan Merah, Stadion Old Trafford. Wakil Serie A, AS Roma akan memainkan laga kandang. Serigala Roma akan menjamu Wolfsberger.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya pada Jumat, 13 Desember 2019:

UEFA EUROPA LEAGUE

00:55 WIB – Standard Liege vs Arsenal – SCTV, Usee Sports 2 (Live)
00:55 WIB – Rennes vs Lazio – Champions TV 1 (Live)
00:55 WIB – APOEL vs Sevilla – Champions TV 2 (Live)
00:55 WIB – PSV Eindhoven vs Rosenborg – Vidio, Usee Sports (Live)
03:00 WIB – Manchester United vs AZ Alkmaar – SCTV, Usee Sports 2 (Live)
03:00 WIB – Porto vs Feyenoord Rotterdam – Champions TV 1 (Live)
03:00 WIB – AS Roma vs Wolfsberger – Champions TV 2 (Live)
03:00 WIB – Wolfsburg vs Saint-Etienne – Vidio, Usee Sports (Live)

A-LEAGUE

15:30 WIB – Brisbane Roar vs Western United – beIN Sports 2 (Live)

INDIAN SUPER LEAGUE

21:00 WIB – Kerala Blasters vs Jamshedpur – Fox Sports 3 (Live)

SHOPEE LIGA 1

15:30 WIB – Persija Jakarta vs Madura United – Indosiar (Live)
18:30 WIB – PSIS Semarang vs Semen Padang – Indosiar (Live)

Kontra Frankfurt Jadi Kesempatan Emery Rebut Kembali Hati Suporter Arsenal

Pertandingan kontra Eintracht Frankfurt menjadi kesempatan emas bagi pelatih Arsenal, Unay Emery untuk merebut kembali hati para pendukung The Gunners. Para pendukung Arsenal dirundung kekecewaan menyusul performa kurang meyakinkan klub kesayangannya belakangan ini.

Terkini, Arsenal hanya mampu meraih hasil imbang saat menghadapi Southampton. Pertandingan yang berkesudahan dengan skor 2-2 itu membuat Arsenal tertahan di peringkat kedelapan. Seruan agar Emery meninggalkan kursi pelatih utama pun bergema.

Tak heran menghadapi Frankfurt pada matchday lima Liga Europa pada Kamis, 28 November 2019 waktu setempat atau Jumat dini hari WIB, Emery perlu mempersiapkan tim sebaik mungkin. Apalagi laga ini akan berlangsung di kandang sendiri. Emery tentu tidak ingin suara desakan agar dirinya mundur terdengar lebih kencang.

Saat ini Arsenal masih berada di puncak klasemen Grup F dengan raihan total 10 poin dari empat laga. Skuad Meriam London unggul empat poin dari Standard Liege dan Frankfurt di urutan kedua dan ketiga.

“Kami tahu suporter kecewa, tapi besok kami punya kesempatan kembali bersama suporter di Emirates dan menunjukkan kepada mereka reaksi kami,” tegas Emery.

“Saya tahu sebuah tim akan datang dan tidak takut menghadapi kami. Kami harus tangguh untuk suporter, tapi pertama-tama kami juga butuh kembali terhubung dengan mereka. Namun sungguh, harapan saya nanti adalah suporter membantu tim sebab kami membutuhkan mereka,” sambung mantan pelatih Paris Saint-Germain (PSG) itu.

Pelatih asal Spanyol itu menegaskan dirinya akan mempersiapkan tim sebaik mungkin. Ia ingin mengobati kekecewaan para penggemarnya dengan hasil positif.

“Kami tahu pertandingan terakhir mengecewakan, dan suporter pun demikian, dan sekarang kami hanya berbicara persiapan pertandingan dan menunjukkannya serta kembali dengan penampilan bagus, seperti sebelumnya. Dan fokus saya sekarang menunjukkan performa bagus dan kembali terhubung dengan suporter kami besok,” pungkasnya.

Head to head kedua tim:

19-09-2019 Frankfurt 0-3 Arsenal (UEL).

5 Pertandingan Terakhir Arsenal:

31-10-2019 Liverpool 5-5 Arsenal (Carabao Cup)

02-11-2019 Arsenal 1-1 Wolverhampton (EPL)

06-11-2019 Vitoria 1-1 Arsenal (UEL)

10-11-2019 Leicester 2-0 Arsenal (EPL)

23-11-2019 Arsenal 2-2 Southampton (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Frankfurt:

31-10-2019 St Pauli 1-2 Frankfurt (DFB Pokal)

02-11-2019 Frankfurt 5-1 Bayern (Bundesliga)

08-11-2019 Standard Liege 2-1 Frankfurt (UEL)

11-11-2019 Freiburg 1-0 Frankfurt (Bundesliga)

23-11-2019 Frankfurt 0-2 Wolfsburg (Bundesliga).

Perkiraan Starting Line-up Arsenal versus Eintracht Frankfurt:

Arsenal (4-2-3-1): Martinez; Chambers, Mustafi, Mavropanos, Tierney; Lucas Torreira, Willock; Maitland-Niles, Smith Rowe, Nelson; Martinelli.

Pelatih: Unai Emery.

Eintracht Frankfurt (3-4-1-2): Ronnow; Abraham, Hasebe, Hinteregger; Da Costa, Fernandes, Rode, Kostic; Sow; Paciencia, Silva.

Pelatih: Adi Hutter.

Hadapi Partizan, Manchester United Targetkan Kemenangan

Manchester United mengincar kemenangan di matchday keempat Liga Europa saat menghadapi Partizan Belgrade di Stadion Old Trafford pada Kamis, 7 November 2019 waktu setempat atau Jumat dini hari WIB.

Bermain di kandang sendiri tentu membuat Setan Merah akan mendapat dukungan lebih. Ditambah lagi kemenangan di laga ini akan memuluskan mereka ke babak selanjutnya. Di pertandingan sebelumnya, Setan Merah sukses membungkam Partizan satu gol tanpa balas berkat gol penalti Anthony Martial.

Di laga ini armada Ole Gunnar Solskjaer tentu mengincar kemenangan. Tambahan tiga poin akan membuat United makin nyaman di puncak klasemen Grup L. Saat ini United sudah mengemas tujuh poin, unggul dua poin atas AZ Alkmaar di urutan kedua dan tiga poin dari Partizan. Sementara itu posisi buncit di grup ini ditempati Astana yang belum mendulang satu poin pun.

“Prioritas sekarang adalah mengembalikan pemain dalam kondisi bugar dan melaju ke babak berikutnya [di ajang Liga Europa],” beber Solskjaer.

Lebih lanjut pelatih asal Norwegia itu mengatakan pihaknya masih belum memutuskan pemain yang akan diboyong di bursa transfer musim dingin nanti.

“Kami selalu melihat jangka panjang dengan transfer, mungkin takkan ada, mungkin ada satu pemain, bisa jadi dua di bulan Januari. Selalu di musim panas… anda tak bisa melakukan terlalu banyak pembelian besar pada bulan Januari,” sambungnya.

Di pertandingan ini Solskjaer berpeluang menurunkan para pemain muda yang tampil cukup baik di laga-laga sebelumnya seperti Mason Greenwood dan Brandon Williams.

“Mason telah memberikan kami kemenangan, Brandon bermain dengan fantastis di Belgrade, Jimmy [Garner] tampil pada laga tersebut dengan sangat baik. Kami telah memberikan pemain lainnya kesempatan untuk bermain yang penting untuk jangka panjang,” tegasnya.

3 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

24-10-2019 Partizan 0-1 MU (UEL)

20-04-1966 MU 1-0 Partizan (European Champions Clubs’ Cup)

13-04-1966 Partizan 2-0 MU (European Champions Clubs’ Cup).

5 Pertandingan Terakhir Manchester United:

20-10-2019 MU 1-1 Liverpool (EPL)

24-10-2019 Partizan 0-1 MU (UEL)

27-10-2019 Norwich 1-3 MU (EPL)

31-10-2019 Chelsea 1-2 MU (Carabao Cup)

02-11-2019 Bournemouth 1-0 MU (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Partizan:

19-10-2019 Lucani 1-0 Partizan (Liga)

24-10-2019 Partizan 0-1 MU (UEL)

27-10-2019 Partizan 4-0 Subotica (Liga)

30-10-2019 Cukaricki 2-1 Partizan (Liga)

02-11-2019 Partizan 4-0 Vojvodina (Liga).

Perkiraan Starting Line-up Manchester United versus Partizan:

Manchester United: (4-3-1-2): Sergio Romero; Ashley Young, Marcos Rojo, Jones, Aaron Wan-Bissaka; Garner, McTominay, Pereira; Jesse Lingard; Greenwood, Anthony Martial.

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer.

Partizan (4-2-3-1): Stojkovic; Urosevic, Pavlovic, Ostojic, Miletic; Zdjelar, Natkho; Asano, Soumah, Tosic; Sadiq.

Pelatih: Savo Milosevic.