Manchester United Cukur Sheffield Tiga Gol Tanpa Balas

Manchester United ternyata masih terlalu tangguh bagi Sheffield United. Dalam duel kedua tim di Stadion Old Trafford pada Kamis, 25 Juni 2020 dini hari WIB, Setan Merah berhasil mencukur tamunya tiga gol tanpa balas.

Trigol tuan rumah dicetak oleh pemain yang sama. Anthony Martial tampil cemerlang dengan mencetak hattrick. Dua gol ia lesatkan di babak pertama. Dan satu gol lagi di babak kedua.

Tiga gol ini tidak hanya menorehkan catatan pribadi bagi Martial. Lebih dari itu ia berkontribusi mempersembahkan tiga poin bagi timnya. Hanya saja tambahan tiga angka belum mengubah posisi Setan Merah di tabel klasemen sementara.

Saat ini United mengemas total  49 poin dari 31 laga yang telah dijalani. United kini hanya berjarak dua angka dari Chelsea. Hanya saja Chelsea belum memainkan laga ke-31. Di laga ke-31 ini, Chelsea akan menghadapi lawan tangguh yakni Manchester City. Kedua tim akan berduel pada Jumat, 26 Juni 2020 dini hari WIB.

Sementara itu bagi Sheffield United hasil minor ini tak mengubah posisi mereka di tabel klasemen sementara. Tim promosi itu tetap tak beranjak di urutan kedelapan dengan raihan total 44 poin dari 31 laga.

Penampilan Martial memang mengesankan di laga ini. Tak heran ia pun mendapat pujian dari sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer. Sang pelatih mengatakan Martial tampil luar biasa.

“Dia luar biasa di pertandingan hari ini,” tandas Solskjaer.

Lebih lanjut mantan pemain Setan Merah itu melihat ada perkembangan dalam diri Martial. Ia mengapresiasi semua gol yang ia ciptakan.

“Saya sangat senang dengan perkembangan Anthony Martial. Gol pertamanya begitu bagus, dia dengan cepat berbalik ke belakanng untuk menerima bola dan mencari posisi terbaik,” sambungnya.

Perkembangan Martial, hemat Solskjaer, tidak lepas dari semangat belajar yang terus ia terapkan. Martial rupanya belajar dari pertandingan kontra Tottenham Hotspur yang membuatnya bisa tampil lebih baik di laga ini.

“Saat melawan Tottenham Hotspur, dia punya beberapa peluang tapi dimentahkan. Dari situ dia banyak belajar dan bekerja keras. Dia yakin bahwa dirinya bisa terus mencetak,” pungkas Solskjaer.

Susunan pemain Manchester United versus Sheffield United:

Manchester United (4-2-3-1): David de Gea; Aaron Wan-Bissaka, Victor Lindelof, Harry Maguire, Luke Shaw; Nemanja Matic, Paul Pogba (80′ Andreas Pereira); Mason Greenwood (81′ Mata), Bruno Fernandes (80′ S. McTominay), Marcus Rashford (80′ D. James); Anthony Martial (80′ O. Ighalo).

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Sheffield United (3-5-2): Simon Moore; Chrs Basham, Phil Jagielka, Jack Robinson; George Baldock, John Lundstram, Ollie Norwood (46′ S. Berge), John Fleck, Enda Stevens; Lys Mousset (46′ O. McBurnie), David McGoldrick (64′ R. Zivkovic).

Pelatih: Chris Wilder

Mantan Gelandang Barcelona Ini Jadi Inspirasi Bruno Fernandes

Saat ini performa Bruno Fernandes sedang membaik. Sejak bergabung dengan Manchester United, sepak terjang pemain asal Portugal itu semakin mencuri perhatian. Ternyata di balik performa meyakinkan itu, pemain internasional Portugal itu memiliki sosok yang menjadi inspirasi.

Inspirasi Bruno ternyata mantan pemain Barcelona, Andres Iniesta. Bruno mengakui mantan pemain tim nasional Spanyol itu menjadi contoh dan panutannya di lapangan pertandingan. Menurutnya Iniesta adalah pemain dengan kemampuan dan gaya bermain yang khas.

“Yang aku suka tonton dan ikuti adalah Iniesta, karena Iniesta adalah perpaduan pemain bernomor 8 dan 10 . Ini cara bermain yang bisa aku lakukan dengan baik,” beber Bruno.

Lebih lanjut Bruno mengatakan Iniesta adalah pemain yang mampu menguasai dan mengamankan bola dengan baik. Dalam hal ini, Bruno mengakui Iniesta sebagai salah satu gelandang terbaik yang pernah ada.

“Dia adalah pemain yang selalu mengusai bola, yang selalu mengambil risiko. Aku pikir Iniesta adalah salah satu yang terbaik di dunia.”

Meski begitu Bruno menyayangkan sang idola gagal mengakhiri karier dengan meraih trofi individu bergengsi seperti Ballon d’Or. Ia sendiri sampai tak percaya pemain sekelas Iniesta sampai tak bisa meriah trofi individu tersebut.

“Menarik bagiku ketika Iniesta menyelesaikan kariernya tanpa Ballon d’Or. Dengan semua yang dia menangkan, sulit bagiku memahaminya,” sambungnya.

Saat ini kompetisi Liga Primer Inggris sedang dihentikan. Belum diketahui kapan akan berlanjut. Apakah Liga Primer Inggris benar-benar akan berlanjut atau akan bernasib sama seperti Eredivisie Belanda dan Liga Prancis yang akhirnya dihentikan?

Pelatih Chelsea, Frank Lampard mengatakan apapun keputusan yang diambil harus menempatkan kesehatan dan keselamatan di atas segalanya. Ia mengakui saat ini muncul banyak desakan agar kompetisi tersebut digulirkan lagi. Namun baginya banyak hal yang harus dipikirkan terkait kompetisi tersebut.

“Kami semua sadar akan keinginan bangsa ini untuk kembali bermain karena itu sangat berarti, serta sebagai sarana melepaskan diri dan bagaimana kami sangat mencintai sepakbola kami,” bebernya.

Lebih lanjut pelatih asal Inggris itu mengatakan dirinya akhirnya menyadari berbagai hampatan yang harus dialui semua pihak bila ingin kompetisi itu bergulir lagi.

“Saya juga telah menyadari segala hambatannya, ada banyak kendala yang harus dilalui semua pihak. Saya tentu tidak menunjuk siapa pun, tetapi saya pikir kami semua bekerja untuk tujuan yang sama: Kami ingin itu bisa kembali lagi,” sambungnya.

Saat ini fokus semua orang tentu lebih pada aspek keselamatan manusia. Hal ini tengah ditempuh dengan menerapkan berbagai protokol.

Kubu Setan Merah Berharap Liga Inggris Berlanjut

Dukungan agar kompetisi Liga Primer Inggris dilanjutkan lagi setelah wabah Corona atau Covid-19 mereda datang juga dari kubu Manchester United. Sebagaimana dikatakan CEO klub, Ed Woodward, pihaknya sangat mengharapkan agar tim-tim bisa berlaga kembali sesegera mungkin.

Menurutnya kompetisi patut dilanjutkan segera setelah situasi dinyatakan aman. Setan Merah disebutnya masih bersemangat untuk menuntaskan musim ini.

“Seperti kalian semua, kami juga sangat ingin melihat tim kembali ke lapangan sesegera mungkin setelah kami diberi tahu bahwa aman untuk melakukannya, semoga bisa menuntaskan musim yang masih sangat menjanjikan buat kami di Premier League, Liga Europa, dan Piala FA ketika ditangguhkan,” beber Ed.

Lebih lanjut Ed mengatakan pihaknya terus menjalin komunikasi intens dengan pihak-pihak terkait, terkait nasib Liga Primer Inggris musim ini. Ia pun berjanji untuk terus memberikan update terkait setiap perkembangan dengan para penggemar Setan Merah.

“Kami dalam pembicaraan konstan dengan badan-badan terkait soal kapan dan bagaimana itu akan terjadi dan kami akan terus berhubungan dengan forum ini untuk menjaga agar penggemar tetap mendapat informasi,” sambungnya.

Meski begitu ia tak menjamin suasana pertandingan akan langsung berjalan normal. Setelah diizinkan untuk bertanding ada kemungkinan pertandingan bakal berlangsung tertutup. Menurut Ed tidak mudah untuk mencapai kondisi ideal dalam waktu singkat.

“Dan sementara kemungkinan pertandingan-pertandingan perlu digelar secara tertutup dalam jangka pendek, kami semua menyadari bahwa sepakbola tidak akan sepenuhnya kembali normal sampai suporter ada di tribune lagi,” tegasnya.

Tidak sampai di situ, Ed juga berbicara terkait dampak corona pada aktivitas Setan Merah di bursa transfer musim panas ini. Ia menegaskan aktivitas Setan Merah di bursa transfer nanti akan mengalami perubahan alias tidak seperti biasanya.

“Tidak boleh ada satupun orang yang salah paham dengan skala tantangan yang ada di hadapan semua orang di sepakbola dan mungkin tidak akan ada bisnis seperti biasanya untuk klub manapun, termasuk kami, di bursa transfer musim panas ini,” beber Ed.

Ed menegaskan bahwa kesuksesan tim tetap menjadi prioritas. Terus memperbaiki kedalaman skuad adalah bagian dari upaya mencapai kesuksesan. Namun demikian dalam situasi seperti ini klub perlu mempertimbangkan kondisi keuangan klub.

“Seperti biasanya, prioritas kami adalah sukses tim. Tapi kami perlu visibilitas dari dampak yang ditanggung keseluruhan industri ini, termasuk penempatan waktu bursa transfer, dan gambaran finansial yang lebih luas, sebelum bisa bicara soal kembali ke normal,” sambungnya.

Manchester United Bakal Lakukan Kejutan di Bursa Transfer Mendatang

Setelah mengejutkan Liga Inggris dengan kedatangan Bruno Fernandes, Manchester United nampaknya masih memiliki rencana transfer yang dianggap menjadi sebuah kartu andalan untuk kembali mengguncang Liga Inggris.

Dilansir dari dailymail.co.uk skuad Setan Merah digadang-gadang kian dekat dengan punggawa muda borrusia Dortmund Jadon Sancho. Selain itu ada juga pemain berbakat muda lainnya yang diincar Solskjaer yakni Jack Grealish.

Realisasi transfer ini jelas menjadi hal yang sangat ditunggu-tunggu dan membuat para pecinta sepakbola makin penasaran.

Setelah seringkali mengotak-atik formasi, kini tampaknya Ole Gunnar Solskjaer telah nyaman dengan beberapa formasi pilihannya. Entah itu dengan memasang 4 pemain bertahan maupun 3 pemain bertahan. Yang jelas pola permainan mereka saat ini dinilai makin berkembang dan kian mematikan. Beberapa laga terakhir bahkan skuad setan merah sukses menjaga rekor unbeaten mereka hingga 10 pertandingan.

Standard.co.uk melansir jika Manchester United merupakan salah satu klub dengan academy yang dianggap berhasil. Bahkan beberapa pemain akademinya, kini menjelma menjadi starter skuad utama yang cukup menampilkan performa yang menjanjikan. Sebut saja Marcus Rashford dan Mason Greenwood.

Belum lagi sosok seperti Daniel James yang bermain all out seolah-olah tidak merasakan lelah. di tambah amunisi gelandang muda seperti Scott McTominay dan Andreas Pereira. Setelah hampir semusim lebih digembleng di bawah asuhan Solskjaer nampaknya mereka sudah dianggap matang untuk mampu membawa Manchester United bangkit kembali.

Di pentas domestik, Setan Merah tengah berjuang untuk bercokol di papan atas. Setelah Liga Primer Inggris dibekukan karena merebaknya wabah corona, posisi Setan Merah berada di urutan kelima dengan raihan total 45 poin dari 29 pertandingan. Setan Merah berjarak tiga poin dari Chelsea di urutan keempat.

Seperti yang dikutip dari dailymail.co.uk, saat ini tim yang dianggap sebagai klub tersukses dari jagat Inggris tersebut mulai berbenah. Tak tanggung-tanggung berbagai keputusan transfer yang dinilai cukup krusial sekolah memberikan euforia baru bagi para fans di Old Trafford, khususnya saat kedatangan Bruno Fernandes dan Odion Ighalo.

Apakah Setan Merah akan mampu bangkit musim depan? Patut diakui tim-tim lain di Liga Primer Inggris pun terus berbenah dan tak mau ketinggalan untuk bersaing menjadi klub papan atas. Apalagi ada sejumlah klub yang dikenal cukup royal berbelanja di setiap bursa transfer, salah satunya adalah Manchester City. Tentu situasi ini membuat tingkat persaingan di Liga Primer Inggris akan tetap berlangsung ketat, sama seperti musim-musim sebelumnya.

Mungkinkah Manchester United Panen Gelar di Musim Depan?

Dalam beberapa musim terakhir Manchester United memang dinilai tampil cukup mengecewakan. Meskipun sering menang menghadapi tim-tim besar namun skuad setan merah justru dengan mudah kehilangan poin saat menghadapi tim tim papan tengah ke bawah. Kegagalannya untuk tampil di Liga Champions musim ini menjadi bukti jika mu benar-benar dalam kondisi terpuruk.

Di pentas domestik, Setan Merah tengah berjuang untuk bercokol di papan atas. Setelah Liga Primer Inggris dibekukan karena merebaknya wabah corona, posisi Setan Merah berada di urutan kelima dengan raihan total 45 poin dari 29 pertandingan. Setan Merah berjarak tiga poin dari Chelsea di urutan keempat.

Seperti yang dikutip dari dailymail.co.uk, saat ini tim yang dianggap sebagai klub tersukses dari jagat Inggris tersebut mulai berbenah. Tak tanggung-tanggung berbagai keputusan transfer yang dinilai cukup krusial sekolah memberikan euforia baru bagi para fans di Old Trafford, khususnya saat kedatangan Bruno Fernandes dan Odion Ighalo.

Dari berbagai kemungkinan yang akan datang tersebut, ada sejumlah alasan mengapa Setan Merah bakal panen gelar di musim depan. Berikut kalimat alasan tersebut.

Pertama, pengalaman yang sudah cukup bagi seorang Ole Gunnar Solskjaer.

Pelatih sekaligus legenda Manchester United ole gunnar solskjaer memang mengalami masa-masa berat saat dirinya dipermainkan sebagai pelatih tetap mu. Semenjak masa itu Solskjaer nampak kesulitan untuk memenangi laga yang dihadapi. Bahkan di musim pertamanya Manchester United harus puasa gelar.

Namun hal tersebut nampaknya sudah cukup bagi Solskjaer untuk memulai masa masa baru kebangkitannya bersama mu. Berbagai pengalaman di banyak kompetisi menjadi modal besar untuk evaluasi besar-besaran di musim mendatang. Kematangan dan pengalaman yang sudah didapatnya selama ini diyakini menjadi awal kebangkitan mu untuk mampu meraih banyak gelar di musim depan

Kedua, kematangan lini tengah usai datangnya Bruno Fernandes.

Semenjak Bruno Fernandes bergabung bersama MU, tak sedikit yang mengatakan jika Lini Tengah MU semakin kompak dan bermain apik satu sama lain. Fred yang nampak kurang begitu menonjol di awal musim ini menjadi gelandang yang seringkali mengobrak-abrik pertahanan lawan untuk menciptakan peluang. Begitu juga Nemanja Matic yang perannya sangat sentral di posisi gelandang bertahan.

Memang efek dari adanya Bruno Fernandes membuat para fans MU optimis menatap musim depan. Apalagi jika Paul Pogba sudah dapat bermain kembali, bukan tidak mungkin duet Pogba dan Bruno menjadi andalan baru MU yang bikin lawan ketar ketir.

Setan Merah Menang Telak di 16 Besar Liga Europa

Manchester United berhasil memetik kemenangan telak di leg pertama babak 16 besar Liga Europa. Menghadapi LASK Linz di Stadion Linzer pada Jumat, 13 Maret 2020 dini hari WIB, Setan Merah menang dengan skor telak, 5-0.

Lima gol tim tamu dicetak oleh Odion Ighalo di menit ke-28, Daniel James di menit ke-58, Juan Mata di menit ke-82, Mason Greenwood di menit ke-90+1, dan Andreas Pareira di menit ke-90+3.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Setan Merah untuk melaju ke babak selanjutnya. Tidak mudah bagi klub Austria itu untuk bersaing dengan United.

Di laga ini United mampu menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola lebih dari 55 persen. Selain itu tim tamu juga memiliki peluang lebih banyak, dengan melepaskan total 22 tembakan dengan 10 di antaranya mengenai sasaran.

United langsung menekan sejak menit awal. Namun demikian tidak mudah bagi tuan rumah untuk mencetak gol. United baru bisa memecah kebuntuan di pertengahan laga. Bermula dari umpan Bruno Fernandes, Ighalo melepaskan speakan terarah yang mengarah ke pojok kanan atas gawang tuan rumah.

Gol ini menjadi pembeda di babak pertama. Performa United semakin meningkat di babak kedua. Buktinya tim tamu mampu mencetak empat gol.

Pelatih United, Ole Gunnar Solskjaer mengaku senang dengan hasil tersebut. Ia pun berharap timnya terus melaju di ajang tersebut.

“Ini luar biasa, tetapi kita harus terus melaju. Ada pertandingan besar pada hari Minggu, kami harus bertandang ke Tottenham,” beber Solskjaer.

Lebih lanjut pelatih asal Norwegia itu mengatakan dirinya sengaja melakukan perubahan di laga tersebut. Hal ini penting untuk menjaga tingkat kebugaran para pemain.

“Laga itu menjadi alasan kami utama kami melakukan beberapa perubahan di susunan pemain. Anda tidak mungkin bermain di setiap pertandingan,” sambungnya.

“Namun ini bukan sekedar tentang bermain, ini adalah soal membantu tim meraih kemenangan. Maka dari itu, Anda harus tetap bangga jika bermain 60, 70, 80 atau bahkan hanya 10 menit,” sambungnya.

Di laga ini United tidak tampil didampingi para pendukungnya karena laga berlangsung tertutup. Solskjaer mengatakan para pemain diharapkan bisa beradaptasi dengan situasi tersebut.

“Kami hanya harus mengatasinya dan menciptakan atmosfer sendiri. Memastikan kami tidak terganggu oleh itu. Bermain tandang selalu lebih baik dengan fans. Begitulah seharusnya sepakbola dimainkan,” tegasnya.

Susunan pemain LASK Linz versus Manchester United:

LASK Linz (3-4-3): 1-Alexander Schlager (GK); 26-Reinhold Ranftl, (C) 18-GErnot Trauner, 15-Christian Ramsebner; 7-Rene Renner, 8-Peter Michorl, 25-James Holland (23-Stefan Haudum 76′), 11-Dominik Reiter; Dominik Frieser (14-Husein Balic 71′), 9-Klauss, 20-Samuel Tetteh (29-Marko Raguz 61′).

Pelatih: Valerien Ismael

Manchester United (4-2-3-1): 22-Sergio Romero (GK); 53-Brandon Williams, 3-Eric Bailly, (C) 5-Harry Maguire, 23-Luke Shaw; 39-Scott McTominay, 17-Fred; 8-Juan Mata, 18-Bruno Fernandes (15-Anfreas Pereira 78′), 21-Daniel James (44-Tahith Chong 71′); 26- Odion Ighalo (26-Mason Greenwood 85′)

Pelatih: Ole Gunna Solskjaer.

Manchester United Ditantang Tim Kasta Bawah di Putaran Empat Piala FA

Manchester United akan ditantang tim kasta bawah di putaran keempat Piala FA. Setan Merah akan melawat ke Prenton Park untuk menghadapi Tranmere Rovers pada Minggu, 26 Januari 2020 malam WIB.

Di atas kertas Setan Merah tentu lebih diunggulkan. Namun demikian The Reds Devils tak bisa meremehkan tim dari League One itu karena berhasil membuat kejutan di babak sebelumnya dengan menyingkirkan kontestan Liga Primer Inggris, Watford.

Pelatih United, Ole Gunner Solskjaer mengatakan mereka akan tampil dengan tim terbaik termasuk beberapa pemain yang absen di laga-laga sebelumnya seperti Viktor Lindelof.

“Victor Lindelof akan berada dalam skuad [melawan Tranmere]. Dia sudah pulih, sehingga kami memiliki banyak opsi di lini belakang. Itu kabar bagus dan saya tidak berpikir ada yang mengalami cedera parah di tim kami untuk pertandingan hari Minggu,” beber Solskjaer.

Sementara itu saat ini posisi Solskjaer sedang dalam sorotan menyusul hasil buruk dalam beberapa laga terakhir. Namun demikian mantan pemain Setan Merah itu menegaskan dirinya masih mendapat dukungan dari pihak manajemen.

“Masih ada tiga pertandingan lagi yang harus kami jalani sampai kami istirahat (satu minggu penuh). Kami baru pada hari kedua setelah pertandingan terakhir sehingga masih sedikit hari pemulihan. Kami akan bersiap untuk laga hari Minggu dan kami hanya harus tetap bersama, tetap bersama dan menggunakan sedikit energi terakhir sebelum kami mendapatkan sedikit istirahat (penuh),” bebernya.

Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

01-09-1976 MU 5-0 Tranmere (Piala Liga).

5 Pertandingan Terakhir Tranmere:

04-01-2020 Watford 3-3 Tranmere (Piala FA)

08-01-2020 Tranmere 1-2 Leicester Academy (EJPT)

11-01-2020 Southend 0-0 Tranmere (League One)

18-01-2020 Tranmere 1-2 Ipswich (League One)

24-01-2020 Tranmere 2-1 Watford (Piala FA).

5 Pertandingan Terakhir Manchester United:

08-01-2020 MU 1-3 City (EFL Cup)

11-01-2020 MU 4-0 Norwich (EPL)

16-01-2020 MU 1-0 Wolverhampton (Piala FA)

19-01-2020 Liverpool 2-0 MU (EPL)

23-01-2020 MU 0-2 Burnley (EPL).

Perkiraan Starting Line up Tranmere Rovers versus Manchester United:

Tranmere Rovers (4-2-3-1): Scott Davies; Jace Caprice, Side Nelson, Emmanuel Monthe, Liam Ridehalgh; Neil Dans, David Perkins; Kieron Morris, Connor Jennings, Corey Taylor; Morgan Ferrier.

Pelatih: Micky Mellon.

Manchester United (4-2-3-1): Sergio Romero; Diogo Dalot, Eric Bailly, Victor Lindelof, Luke Shaw; Nemanja Matic, Fred; Mason Greenwood, Jese Lingard, Angel Gomes; Anthony Martial.

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Manchester United Dipermalukan Burnley di Pekan ke-24 Liga Inggris

Manchester United harus menelan hasil minor di pekan ke-24 Liga Primer Inggris. Bermain di kandang sendiri di Stadion Old Trafford, Setan Merah dipermalukan tamunya Burnley. Pertandingan yang digelar pada Kamis, 22 Januari 2020 dini hari WIB itu dimenangkan oleh tim tamu dua gol tanpa balas.

Sepasang gol tim tamu dicetak oleh Chris Wood di babak pertama dan Jay Rodriguez di babak kedua. Hasil negatif ini membuat Setan Merah gagal menambah koleksi poin sekaligus memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara.

The Red Devils tertahan di posisi kelima dengan raihan total 34 poin dari 24 pertandingan. Sementara itu tambahan tiga poin dari laga ini membuat koleksi poin Burnley menjadi 30 poin dan menempati urutan ke-13.

Sebagai tuan rumah, Setan Merah sukses menguasai jalannya pertandingan. Beberapa peluang emas berhasil diperoleh tuan rumah. Namuan rapatnya pertahanan tim tamu membuat Manchester Merah gagak mencetak gol.

Sebaliknya tim tamu berhasil memanfaatkan peluang yang dimiliki untuk mencuri dua gol, masing-masing satu gol di setiap babak. Setelah tertinggal dua gol, tuan rumah berusaha meningkatkan intensitas serangan. Namun upaya Setan Merah tak juga berbuah gol hingga wasit meniup peluit panjang.

“Ada banyak hal yang terlintas dalam benak saya. Di satu titik, itu terasa kami menciptakan banyak peluang dan tidak memaksimalkannya. Sekarang, ini adalah satu kekecewaan. Kami mengangkat tangan, itu tidak cukup bagus,” beber Ole Gunnar Solskjaer.

Pelatih United itu mengatakan para pemainnya sudah berjuang maksimal. Meski begitu ia menyadari performa para pemainnya kurang memuaskan di laga ini.

“Para pemain mencoba melakukan segalanya, mereka sudah tampil fantastis sejauh ini namun mereka tahu malam ini tidak cukup bagus. Para pemain terlihat kelelahan secara mental jelang akhir pertandingan, kami tidak bisa mencari kreativitas itu. Kami tidak boleh mengasihani diri sendiri,” sambungnya.

Sementara itu kekalahan ini membuat United mendapat kecaman. Salah satunya dari mantan bek United, Rio Ferdinand.

“Menit ke-84 saya melihat orang-orang bangkit dan pergi meninggalkan stadion. Itu tak terdengar sebelumnya di stadion ini. Melihat orang-orang pergi dengan wajah jijik, ini memalukan. Penurunan yang terjadi dalam tujuh tahun ini luar biasa,” beber Ferdinand.

Susunan Pemain Manchester United versus Burnley:

Manchester United (4-2-3-1): David de Gea; Aaron Wan-Bissaka, Phil Jones, Harry Maguire, Brandon Williams (69′ Luke Shaw); Fred, Nemanja Matic; Andreas Pereira (46′ Mason Greenwood), Juan Mata, Daniel James (68′ Jesse Lingard); Anthony Martial.

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Burnley (4-4-2): Nick Pope; Matthew Lowton, James Tarkowski, Ben Mee, Charlie Taylor; Jeff Hendrick, Jack Cork, Ashley Westwood, Dwight McNeil; Chris Wood, Jay Rodriguez.

Pelatih: Sean Dyche

 

Jadwal Pertandingan Kamis, 23 Januari 2020: Manchester United vs Burnley di Liga Inggris

Pekan ke-24 Liga Primer Inggris terus bergulir. Pada Kamis, 23 Januari 2020 akan digelar sejumlah pertandingan. Salah satunya adalah pertemuan antara Manchester United kontra Burnley. Laga ini akan digelar di markas United di Stadion Old Traffrod.

Di laga sebelumnya, Manchester United ditekuk Liverpool. Kekalahan dua gol tanpa balas ini tentu menjadi pukulan bagi Setan Merah. Namun demikian pelatih United, Ole Gunnar Solskjaer justru memandang positif hasil tersebut. Menurutnya timnya sudah mengalami peningkatan.

“Kami kalah dari Liverpool. Sebuah tim yang Anda semua sebut fantastis dan kami masih bisa bertahan sampai tendangan terakhir. Bagi saya, itu kemajuan,” beber Solskjaer.

Lebih lanjut pelatih asal Norwegia itu mengatakan kekalahan itu tentu mengecewakan. Namun timnya harus segera bangkit untuk menghadapi laga selanjutnya.

“Tentu saja kami kecewa karena kalah. Kami tidak ingin tertinggal di liga. Tapi ada tanda-tanda kalau kami ada di jalur yang tepat,” sambungnya.

Namun demikian United belum bisa menampilkan skuad terbaik di laga ini. Andalan di lini serang, Marcus Rashford, masih dibekap cedera.

“Dia tidak punya cedera itu sebelumnya, tidak. Dia sedikit mengeluh setelah kami menghadapi Burnley (29 Desember). Kami menanganinya dengan baik, sebaik mungkin saat itu,” beber Solskjaer terkait cedera Rashford.

“Dia mendapatkan beberapa hari libur untuk menjalani perawatan, kami menariknya keluar di sejumlah pertandingan, dia tidak memulai setiap laga juga. Dan tiba-tiba ada cedera baru ini, dia tak punya cedera apapun sebelumnya,” sambung Solskjaer.

Pertandingan lainnya akan mempertemukan Leicester City kontra West Ham United. Laga ini akan digelar di markas Leicester. Sementara itu Tottenham Hotspur akan tampil di kandang sendiri di Stadion Tottenham Hotspur saat kedatangan tamunya Norwich City.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya seperti dilansir dari panditfootball.com:

Kamis, 23 Januari 2020
00.30Liga Super YunaniPanathinaikos vs AtromitosStreaming
01.00Piala Raja SpanyolUD Ibiza vs FC BarcelonaStreaming
02.30Liga Primer InggrisLeicester City vs West Ham UnitedMola TV; Aplikasi, Parabola, Polytron Streaming
02.30Liga Primer InggrisTottenham Hotspur vs Norwich CityMola TV; Aplikasi, Polytron Streaming
02.45EFL Championship InggrisCharlton Athletic vs Fulham FCStreaming
02.45Liga Sepakbola Primer SkotlandiaAberdeen FC vs Motherwell FCStreaming
03.00Piala Raja SpanyolUnionistas de Salamanca vs Real MadridStreaming
03.00Piala Liga PrancisStade de Reims vs Paris Saint-GermainbeIN Sports 1
03.15Liga Primer InggrisManchester United vs Burnley FCMola TV; Aplikasi, Parabola Polytron Streaming
22.40Liga Para Bintang QatarAl-Gharafa vs Al-RayyanStreaming

 

 

 

 

 

 

Dipermalukan Liverpool, Pelatih Man United: Saya Kecewa

Manchester United harus mengakui keunggulan Liverpool dalam pertemuan kedua tim di pekan ke-23 Liga Primer Inggris. Laga yang digelar di Stadion Anfield pada Minggu, 19 Januari 2020 malam WIB itu dimenangi Liverpool dengan skor 2-0.

Usai pertandingan pelatih Setan Merah, Ole Gunnar Solskjaer angkat bicara. Menurut mantan pemain Manchester United itu, timnya sudah memberikan segalanya dan berusaha untuk mencuri poin di markas Liverpool.

“Para pemain memberikan segalanya. Hari ini kami bertahan di awal babak kedua, tapi pada 25-30 menit terakhir kami menekan mereka dan memaksa mereka mundur,” beber Solskjaer.

Lebih lanjut pelatih asal Norwegia itu mengatakan dirinya cukup kecewa dengan gol pertama yang tercipta dari skema sepak pojok. Menurutnya timnya seharusnya bisa menghindari gol tersebut.

“Saya kecewa karena kami kebobolan dari sepak pojok dan dengan tendangan terakhir, tapi ada banyak sekali positifnya. Saya merasa di babak kedua kami tampil sangat baik melawan sebuah tim yang bagus dan di sebuah stadion yang sulit,” lanjutnya.

Di sisi lain, sang pelatih mengatakan beberapa pemain tampil bagus di laga itu. Selain kiper David De Gea, pemain tengah Fred juga dinilai tampil bagus. Meski begitu ia menyebut para pemain sudah tampil maksimal dan solid.

“Kami tidak memiliki kualitas dengan penyelesaian kami atau operan terakhir. Fred bermain sangat bagus dan David de Gea. Sebagai sebuah tim kami bekerja sebagai sebuah unit,” tegas Solskjaer.

Sebagaimana diketahui, sepasang gol tuan rumah dicetak oleh Virgil Van Dijk di menit ke-14 dan Mohamed Salah di menit ke-90+4.

Usai pertandingan Salah mengatakan dirinya sangat senang karena bisa mencetak gol apalagi ia baru saja pulih dari cedera.

“Seperti yang Anda lihat, pada hari ini aku kembali dari cedera jadi kami memenangi pertandingan. Aku sangat gembira untuk tim sekarang. Kami menikmati momennya dan mudah-mudahan tuntas seperti itu,” beber Salah.

“Aku mendapatkan operan dari Alisson, tidak ada orang lain yang bisa merebut bola untukku, tapi aku sangat gembira dengan hasilnya. Itulah yang terpentin,” sambungnya.

Sementara itu pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mengatakan dirinya sangat menikmati pertandingan. Ia bahkan mengklaim timnya seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol.

“Saya sangat menikmati pertandingannya. Saya memilih kami sudah unggul 2, 3, 4-0 setelah laga berjalan 60 menit – itu bagus untuk (meredakan) ketegangan. Kami memainkan sepakbola yang sensasional. Kami harusnya bisa mencetak gol lebih banyak. Kami bisa saja mencetak gol lebih banyak, kami harusnya bisa bikin gol lebih banyak.” tegas Klopp.