Werner Masuk Rencana Leipzig di Liga Champions

Nama Timo Werner semakin dikaitkan dengan Chelsea. Pemain RB Leipzig itu disebut-sebut menjadi target buruan The Blues musim ini. Namun demikian pemain tersebut masih diharapkan untuk bertahan.

Harapan ini keluar dari mulut pelatih Leipzig, Julian Nagelsmann. Sang pelatih bahkan masih memasukan pemain 24 tahun itu dalam rencananya di Liga Champions Eropa musim ini. Apalagi saat ini Werner masih tercatat sebagai pemain Leipzig karena belum menandatangani kontrak dengan klub manapun.

“Seperti biasa, dia (Werner) masih berada dalam rencana saya di Liga Champions. Dia pemain kami dan belum menandatangani kontrak dengan siapapun,” beber Nagelsmann.

Lebih lanjut sang pelatih mengatakan Wener adalah pemain penting di klub tersebut. Apalagi pemain itu banyak memberikan kontribusi bagi tim. Sejauh ini ia sudah melesatkan 31 gol dalam 42 pertandingan di semu akompetisi.

“Dia begitu penting untuk RB Leipzig. Catatan golnya luar biasa, dan hal tersebut memang selalu diharapkan dari seorang striker,” tegasnya.

Werner pun pernah mengomentari terkait ketertarikan sejumlah klub padanya. Ia pernah mengatakan bahwa Leipzig masih menjadi klub idaman baginya. Leipzig dinilai sebagai salah satu klub besar. Mereka juga memiliki pelatih yang luar biasa. Hal ini membuatnya tak memiliki alasan lain untuk hengkang ke klub lain.

“Bayern adalah klub besar, tidak perlu lagi bicara soal itu. Hansi Flick juga sudah membuktikan musim ini, bahwa dia adalah pelatih yang sangat bagus,” beber Werner.

Namun demikian ia tak menepis kemungkinan untuk berganti klub. Bila akhirnya harus hijrah, Werner mengatakan dirinya akan lebih memilih klub di luar Liga Jerman. Menurutnya ia butuh tantangan di kompetisi lain.

“Tapi kalau saya harus berganti klub lagi, saya akan lebih memilih pergi ke luar negeri ketimbang ke Bayern. Bukan apa-apa, cuma tantangan liga lain akan sedikit lebih menarik buat saya ketimbang berganti klub di Bundesliga,” sambungnya.

Ia mengatakan keputusannya bergabung dengan klub Bundesliga Jerman bukan tanpa alasan. Saat itu ia memilih bergabung dengan RB Leipzig karena didorong oleh rasa saling menghargai.

“Tentu saja, juga perlu ada saling menghargai. Itulah sebabnya saya memilih RB Leipzig kala itu. Karena itulah, saya akan memilih klub yang memberikan saya perasaan yang sama,” tambahnya.

Kompetisi Eropa sejauh ini masih terhenti, baik Liga Champions maupun Liga Europa. Namun demikian beredar wacana kedua kompetisi itu akan segera bergulir pada Agustus nanti seiring kembali bergeliatnya kompetisi-kompetisi domestik di benua biru.

Gaya Main Timo Werner Bakal Cocok di Liga Inggris

Nama Timo Werner santer dikaitkan dengan sejumlah klub Liga Primer Inggris seperti Chelsea, Liverpool, hingga Manchester United. Peluang kepindahannya ke kompetisi tersebut sepertinya semakin besar.

Apalagi didukung oleh kemampuan pemain tersebut. Ia dikenal sebagai pemain muda yang enerjik. Mantan pelatihnya Ralp Hasenhuettl bahkan menyebut gaya bermain Wener cocok di Liga Inggris.

“Apa yang tidak mereka sukai (di Inggris) adalah pemain yang gemar berguling-guling atau berakting. Sepakbola disini sangat intens dan cepat,” beber Hasenhuettl.

Lebih lanjut sosok yang mengorbitkan Werner itu mengatakan kecepatan pemain tersebut sangat cocok dengan sepak bola Inggris. Dengan kecepatannya ia bisa dijadikan andalan untuk mengoyak jala lawan.

“Ini menjadi perubahan yang bakal cocok untuk Timo: dengan kecepatannya dia adalah senjata mematikan untuk tim yang tepat untuknya,” sambungnya.

Namun demikian Hasenhuettl mengatakan pemain tersebut masih butuh sokongan. Potensi pemain itu sungguh luar biasa termasuk kemampuannya mencetak gol-gol spektakuler yang sulit atau tidak bisa dicetak oleh pemain lain.

“Dia kadang-kadang masih butuh masukan atau dorongan semangat. Namun yang selalu saya sukai darinya adalah bahwa dia mencetak gol yang tidak bisa dicetak oleh orang lain.

Hasenhuettl sangat mengakui kecepatan pemain tersebut. Menurutnya Wener hanya perlu diberi sedikit ruang. Bila sampai demikian maka sulit bagi pemain lawan untuk bisa menghentikannya.

“Beri dia sedikit ruang dan akan sulit untuk menghentikannya. Dia memiliki begitu banyak kualitas yang akan selalu menempatkannya di atas pemain lain,” pungkasnya.

Mantan pemain Manchester United, Owen Hargreaves menganggap mantan klubnya juga menjadi pelabuhan yang cocok bagi Werner.

Selain Man United, Hargreaves mengatakan Werner juga sempurna untuk Chelsea. Apalagi saat ini Chelsea ditangani oleh Frank Lampard yang banyak memberikan kesempatan dan tempat kepada para pemain muda.

“Menurut saya ia sempurna, ia bahkan juga bisa sempurna buat Man United, tapi saya pikir ia akan brilian buat Frank Lampard dan Chelsea,” bebernya.

Lebih lanjut Hargreaves mengakui kemampuan Werner. Ia menilai pemain RB Leipzig itu adalah seorang pencetak gol yang sudah terbukti kinerjanya. Bila bergabung dengan Chelsea, maka ia akan menyempurnakan lini depan klub tersebut yang saat ini sudah memiliki pemain depan yang sedang bersinar yakni Tammy Abraham.

“(Werner) seorang pencetak gol yang sudah terbukti tapi yang bikin saya penasaran adalah bagaimana ia akan beradaptasi dengan Tammy Abraham karena saya suka gaya main Tammy dan saya pikir ia sudah luar biasa,” sambungnya.

Gagal Ke Liverpool Bisa Buat Werner Kian Termotivasi

Nama Timo Werner terus dikaitkan dengan sejumlah klub top Eropa terutama dari Liga Primer Inggris. Sebelumnya Liverpool disebut-sebut akan menjadi pelabuhan baru pemain tersebut. Namun belakangan berhembus kabar bahwa pemain tersebut kemungkinan kecil bakal berlabuh di Stadion Anfield.

Pemain muda itu dikabarkan semakin dekat ke klub Liga Inggris lainnya yakni Chelsea. Bila sampai bergabung dengan Chelsea alias gagal ke Liverpool akan membuat Werner semakin termotivasi untuk tampil prima di pentas tersebut.

Hal ini sebagaimana diprediksi oleh mantan pemain Liverpool, Jamie Redknapp. Menurut Redknapp, Werner bisa saja akan membuat Liverpool menyesal karena gagal memanfaatkan peluang untuk merekrutnya.

Saat ini beberapa pemain depan Chelsea dikabarkan akan meninggalkan klub tersebut. Menurut Redknapp situasi ini menjadi alasan lain bagi Werner untuk bisa memilih Chelsea. Bila sampai Willian dan Pedro pergi maka peluang Werner untuk bermain reguler semakin terbuka.

“Dia mungkin melihat ke lini depan Chelsea sekarang, dengan Willian dan Pedro habis masa kontrak musim panas ini, lalu berpikir bahwa dia bisa menjadi pemain yang tapil reguler di tim tersebut,” beber Redknapp.

Lebih lanjut ia mengatakan bila memilih Liverpool maka Werner akan bersaing dengan sederet pemain depan di tim tersebut terutama trisula maut Roberto Firmino, Mohamed Salah, dan Sadio Mane.

“Sementara di Liverpool, siapa yang akan digantikan? Dia adalah pemain yang sangat bagus, tapi kita tak tahu sekarang apakah dia lebih baik daripada Mane, Firmino, Salah?,” sambungnya.

Menurut Redknapp, Werner akan mengalami persaingan yang ketat dengan trisula maut Liverpool itu. Ia mengakui bahwa ketiga pemain itu sedang berada dalam tren positif dan saat ini mengisi daftar pemain depan terbaik di dunia.

Namun demikian Redknapp menilai Liverpool akan tetap merasa kecewa bila sampai gagal mendatangkan Werner, sementara pemain itu akan mampu menunjukkan performa terbaiknya bersama Si Biru.

“Itu adalah salah satu dari tiga trio penyerang terbaik di dunia sekarang ini, jadi dia tak mau pergi ke sebuah tempat dan menjadi nomor dua atau seorang pengganti. Akankah mereka menyesalinya? Anda tak pernah tahu, tapi itulah yang harus dia lakukan.”

Untuk itu Redknapp memotivasi pemain muda itu untuk bisa menunjukkan performa terbaiknya. Dengan demikian Werner akan membuat Liverpool menyesal karena gagal mendapatkannya.

“Dia harus membuat Liverpool menyesali keputusan itu, atau setidaknya membuat mereka berpikir ‘Andai saja kami merekrutnya’,” pungkasnya.